Breaking News:

Adakan Pertemuan, Pemkot Magelang Akan Menyelesaikan Persoalan Aset Akademi TNI

Pemerintah Kota  (Pemkot) Magelang berkomitmen akan menyelesaikan persoalan aset kantor Wali Kota Magelang bersama Akademi TNI.

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Adakan Pertemuan, Pemkot Magelang Akan Menyelesaikan Persoalan Aset Akademi TNI 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang berkomitmen akan menyelesaikan persoalan aset kantor Wali Kota Magelang bersama Akademi TNI.

Pihaknya tidak ingin persoalan ini menjadi polemik pada kepimpinan Kota Magelang berikutnya.

Pertemuan untuk membahas hal ini pun dilakukan. Pemkot Magelang menerima tamu rombongan Wakil Komandan Jenderal (Wadanjen) Akademi TNI Marsda TNI Sri Pulung D di ruang sidang lantai 2 kantor Wali Kota Magelang, Kamis (22/4/2021).

Baca juga: Sebanyak 11.792 Pelaku UMKM di Klaten Ajukan BPUM ke Disdagkop dan UKM

"Saya ingin ini selesai, agar tidak jadi beban pemimpin setelah saya. Saya juga tidak ingin persoalan ini berlarut-larut," kata Wali Kota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz, pada Kamis (22/4/2021).

Ia menyatakan sudah membahas persoalan ini meskipun belum intens sejak dirinya dilantik menjadi Wali Kota pada Februari 2021 lalu. 

Namun pandemi Covid-19 yang belum juga usai berdampak pada konsentrasi dan prioritas program-programnya,

"Bukan menyalahkan Covid-19, tapi Covid-19 membuat kita berpikir ulang bahwa manusia harus pasrah pada Allah," ujarnya.

Pihaknya juga tidak menyalahkan pemimpin-pemimpin sebelumnya yang telah menyepakati pemakaian aset milik Akabri ini untuk dipakai pemerintahan Kota Magelang.

Semua ada dasar yang benar meski belum terselesaikan oleh para pendahulu.

Lebih lanjut,  Ia menegaskan Pemerintah Kota Magelang akan kembali ke "titik nol" menyelesaikan permasalahan ini.

"Kami juga akan kembali ke "titik nol". Ini serius, kita akan selesaikan, mudah-mudahan ke depan lebih baik. Termasuk apa keputusan pada Mei nanti, saya akan beri alternatif," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Komandan Jenderal TNI Marsda TNI Sri Pulung D menyampaikan, pada bulan Agustus 2021, pendidikan dasar keprajuritan taruna Akademi TNI dan Polri akan dimulai di Magelang, dan program ini berlangsung setiap tahun. Sedikitnya 1.000 orang prajurit mengikuti pendidikan ini.

Baca juga: Kurangi Kerumunan Pemohon SIM, Polresta Yogyakarta Luncurkan Program Dolan Jogja

Menurutnya, kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh TNI di suatu daerah akan berdampak pada perputaran ekonomi yang tinggi di daerah tersebut. Seperti ketika pihaknya menggelar latihan bersama dengan militer Singapura di Madiun selama sebulan. Saat itu, PAD Madiun mengalami kenaikan.

"Maka kami harapkan kerja samanya, sehingga pemda mendapatkan manfaat yang besar dari kerja sama itu, sehingga Indonesia bisa terbangun dengan baik dan sejahtera. Dengan harapan persoalan aset ini bisa menemui titik terang," ujarnya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved