Update Corona di DI Yogyakarta
Muncul Penularan COVID-19 di Jongke Kidul, Akses Satu RW Dibatasi
Jalan masuk menuju RW 24 ditutup menggunakan portal bambu. Lalu dipasang spanduk bertuliskan "Akses Terbatas, Khusus Warga RW 24".
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Termasuk dengan melangsungkan swab massal di gedung Gelora Pemuda Seni dan Budaya, RW setempat, pada Kamis (22/4/2021).
Total ada 127 warga yang menjalani tes pemeriksaan kesehatan.
Baca juga: Klaster Penularan Covid-19 di Padukuhan Jongke Sleman Meluas, 35 Orang Positif, 2 Orang Meninggal
"Kami masih menunggu hasilnya. Mudah-mudahan tidak nambah," kata dia.
Ketua Gugus Tugas Kalurahan Sendangadi, Parjiyono mengatakan, penutupan akses dilakukan untuk mengurangi mobilitas warga dan memutus mata rantai penularan.
"Akses di RW 24, sudah ditutup, mulai hari selasa (20/4)," ungkap dia.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo mengungkapkan, kasus penularan COVID-19 yang berkembang di Kalurahan Sendangadi itu, bermula ketika ada seorang warga setempat sakit, dan dirawat di Rumah Sakit.
Setelah itu, ternyata ada warga tersebut bergejala kehilangan indera penciuman.
"Setelah diperiksa antigen, (hasilnya) positif," terang Joko.
Menurutnya, pertama kali warga diketahui positif tanggal 8 April 2021.
Setelah itu, atas permintaan Dukuh dan Satgas setempat, dilakukan tracing dan testing.
Ternyata, jumlah warga positif bertambah banyak.( Tribunjogja.com )