Breaking News:

KISAH HARI-HARI AKHIR ADOLF HITLER: Sang Fuhrer Menjerit di Bunker Saking Marahnya

Hari ini 76 tahun lalu, tepatnya 22 April 1945, kemarahan Adolf Hitler meledak. Sulit dilukiskan bagaimana ekspresi persis Sang Fuhrer.

IST
Adolf Hitler 

Mereka hampir menutup semua koridor keluar Berlin. Karenanya, para pemimpin militer menyarankan Hitler segera pindah ke pegunungan selatan.

Di sisa tenaganya, Hitler meminta pembentukan dua komando tempur di bawah Doenitz dan Kasselring di utara dan selatan Berlin.

Perintah yang tidak akan pernah terwujud selamanya. Perintah di atas kertas, yg diabaikan para jenderalnya secara diam-diam.

Malam sesudah perayaan ulang tahun, Himler dan Goering meninggalkan Berlin, membawa harta kekayaan dan keluarganya.

Himler ini komandan Gestapo, polisi rahasia Nazi.

Sementara Herman Goering adalah Menteri Angkatan Udara. Kepergian mereka disusul Menlu von Ribbentrop yang kabur jelang tengah malam.

Hari-hari kejatuhan itu makin nyata. Perintahnya kepada Steiner sangat jelas. Hitler meminta semua kekuatan SS yang tersisa dikerahkan.

Bahkan jika perlu merekrut anak-anak SS yang bisa ditemukan di mana saja.

Sembari memerintah, Hitler mengancam akan membuat perhitungan bagi siapa saja komandan yang tidak mau mengerahkan pasukannya.

Halaman
1234
Penulis: Setya Krisna Sumargo
Editor: Iwan Al Khasni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved