Breaking News:

PERTAMA dalam Sejarah AS, Mantan Polisi Amerika Divonis Bersalah atas Kematian George Floyd

Amerika Serikat menorehkan sejarah baru. Untuk pertama kalinya, seorang mantan polisi divonis bersalah membunuh warga sipil. Dia adalah Derek Chauvin

xinhuanet
Pasca Kematian George Floyd yang Dibunuh Polisi Minneapolis, Ini Perubahan yang Terjadi di Dunia 

TRIBUNJOGJA.COM - Amerika Serikat menorehkan sejarah baru. Untuk pertama kalinya, seorang mantan polisi divonis bersalah membunuh warga sipil.

Dia adalah Derek Chauvin (45), mantan polisi Minnesota yang tahun 2020 lalu sempat viral lantaran aksinya menindih leher George Floyd, warga Afrika-Amerika.

Aksi Chauvin yang berkulit putih itu memicu banyak protes di berbagai belahan dunia agar rasisme tidak kembali terulang di manapun.

Empat mantan anggota polisi yang menjadi terdakwa pelaku pembunuhan George Floyd.
Empat mantan anggota polisi yang menjadi terdakwa pelaku pembunuhan George Floyd. (Hennepin County Sherif's Office)

Bahkan, protes-protes tersebut seringkali berakhir dengan kericuhan.

Pengadilan Kota Minneapolis, Selasa (20/4/2021) waktu setempat memastikan bahwa Chauvin bersalah dan dijatuhkan tiga dakwaan.

Dakwaan itu adalah pembunuhan tingkat dua, pembunuhan tingkat tiga dan pembunuhan.

Proses sidang sendiri memakan waktu selaa tiga minggu dan ini menjadi ujian penting atas akuntabilitas polisi dan pengadilan.

Presiden Amerika, Joe Biden langsung menelpon keluarga George Floyd seusai Chauvin divonis bersalah oleh hakim.

Biden mengatakan dirinya lega saat mendengar putusan hakim itu.

Kasus kematian George Floyd
Kasus kematian George Floyd (kolase foto instagram)

“Tidak ada yang akan membuat semuanya lebih baik, tapi setidaknya sekarang ada keadilan,” kata Biden seperti dikutip AFP.

Halaman
123
Penulis: Bunga Kartikasari
Editor: Joko Widiyarso
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved