Yogyakarta

Jadi Kandidat Terkuat Gantikan Hanafi Rais di DPR RI, Yuni Astuti Pilih Mundur dari PAN

Perwakilan PAN dari DIY di DPR RI sendiri telah kosong sejak 2020 lalu, setelah Hanafi Rais mundur.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Mantan politisi PAN, Yuni Astuti, saat menyampaikan pengunduran dirinya dari partai berlogo matahari terbit itu, kepada awak media, Rabu (21/4/21) petang. 

TRIBUNJOGJA.COM - Menjadi kandidat terkuat pengganti Hanafi Rais di kursi DPR RI daerah pemilihan (dapil) DI Yogyakarta, Yuni Astuti secara mengejutkan memilih undur diri dari keanggotaan Partai Amanat Nasional (PAN).

Perwakilan PAN dari DIY di DPR RI sendiri telah kosong sejak 2020 lalu, setelah Hanafi Rais mundur.

Sebagai peraih suara terbanyak kedua, secara undang-undang, Yuni yang paling berhak menggantikan posisi Hanafi tersebut.

"Dengan ini saya menyatakan mundur dari keanggotaan dan kepengurusan DPW PAN DIY, secara keseluruhan. Saya juga minta maaf pada rekan-rekan yang mendukung," ujarnya, ketika ditemui pada Rabu (21/4/2021) petang.

Baca juga: Kosong Sepeninggal Hanafi Rais, Kursi DPR RI PAN Dapil DI Yogyakarta Segera Terisi Tahun Depan

Tapi, Yuni tak bersedia membeberkan alasan pengunduran dirinya tersebut. Ia hanya menyebut, kurang nyaman dengan situasi di internal partai.

Saat ini, surat pengunduran diri sudah dilayangkannya pada Ketum DPP PAN.

"Sudah saya kirimkan ke DPP PAN, tembusan ke DPW PAN DIY. Saya merasa kurang nyaman. Feeling saya sangat kuat. Makanya, saya memilih mundur," terangnya.

Yuni pun mengaku sudah merelakan peluang menduduki kursi DPR RI lewat jalur Pergantian Antar Waktu (PAW), yang lowong selepas ditinggal putra tertua Amien Rais tersebut.

Menurutnya, hal itu bukan masalah berarti.

"Pandangan beberapa teman juga begitu, kan selangkah lagi dilantik. Tapi, ya tidak masalah. Dengan pengunduran diri ini, tidak mungkin PAW saya bisa diproses. Otomatis, itu saya kembalikan ke PAN, itu hak mereka," ujarnya.

Baca juga: Gelar Musda V, DPP PAN Kabupaten Kulon Progo Berharap Kadernya Tetap Bersatu

"Kalau boleh jujur, proses itu bukan perjuangan saya. Proses itu perjuangan Mas Hanafi. Terus, sekarang dilimpahkan ke saya. Waktu itu, tidak dapat dua kursi, sudah saya legowo. Nah, ini rasanya bukan jiwa saya," lanjut Yuni.

"Sekarang biarlah saya bebas melanjutkan langkah, masa depan saya di politik masih panjang. Insyaallaah masih terus berlanjut. Saya masih muda," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK) DPP PAN, Mumtaz Rais telah memberi garansi pengganti Hanafi Rais adalah Yuni Astuti.

Ia juga menjajikan PAW diproses pada Januari 2021.

"Segera diproses setelah tahun baru. Pokoknya secepatnya, setelah nanti tahun baru kantor DPR sudah buka, ya langsung kita proses," cetusnya, pada Muswil V PAN DIY, di Hotel Inna Garuda, Yogyakarta, Rabu (30/12/21) lalu.

"Insya Allah yang akan menggantikan posisi Mas Hanafi Rais adalah suara terbanyak kedua dari dapil DIY, Bu Yuni Astuti. Kira-kira begitu," tambah Mumtaz kala itu. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved