TIPS Berpuasa untuk Penderita Asam Lambung
Asam lambung menjadi kendala bagi sebagian orang dalam berpuasa. Seperti yang diketahui, penderita asam lambung, tidak boleh telat makan agar tidak
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM - Asam lambung menjadi kendala bagi sebagian orang dalam berpuasa. Seperti yang diketahui, penderita asam lambung, tidak boleh telat makan agar tidak kumat.
Gejala asam lambung naik seperti sakit perut yang menjalar sampai ke dada (heartburn), perut begah, sendawa, mual, sampai muntah biasanya kambuh setelah penderita makan terlalu banyak atau perut kosong terlalu lama.
Bagi penderita asam lambung, tentu tak ingin ibadah puasanya terganggu.
Dilansir dari Khaalej Times, dengan pola makan sehat dan pencernaan yang mulai beradaptasi dengan puasa, penderita bisa menjalankan ibadah Ramadhan dengan lancar.
Baca juga: Fokus Tingkatkan Keterampilan Siswa SMK, GMedia Gelar Program Magang Kenalkan Kecerdasan Buatan
Terutama bagi penderita asam lambung yang kondisinya tidak fatal dan penyakitnya terkontrol.
Berikut beberapa tips puasa untuk penderita asam lambung agar penyakit tak gampang kambuh:
1. Hindari makan berlebihan
Melansir Dietitians, Makan berlebihan saat buka puasa atau sahur bisa membuat pencernaan kaget dan asam lambung naik.
Pasalnya, terlalu banyak makanan di perut bisa menekan bagian lambung dan memicu naiknya asam lambung.
Karena enzim pencernaan jumlahnya terbatas, makanan yang berlebihan butuh waktu lebih lama dicerna di perut dan proses pencernaan berjalan lebih lambat.
Perut yang kepenuhan terlalu lama tersebut akan terasa tidak nyaman sampai sakit.
2. Kunyah makanan perlahan-lahan
Penderita penyakit asam lambung yang doyan makan terlalu cepat atau terburu-buru ada baiknya mengubah kebiasaan makan ini. Mulai sekarang, kunyah makanan perlahan-lahan.
Makan pelan-pelan tidak hanya baik untuk kesehatan pencernaan tapi juga bisa mencegah makan berlebihan. Ingat, butuh waktu sekitar 20 menit bagi perut untuk memberitahu otak bahwa kita sudah kenyang. Siapkan porsi makan secukupnya di piring.
Lalu nikmati makanan yang tersaji di depan mata dengan penuh kesadaran. Hindari makan sambil menonton televisi, bermain gawai, atau mengerjakan kegiatan lain yang membuat fokus makan terganggu.