FAKTA Lengkap Seputar European Super League: Kontroversi, Besaran Hadiah hingga Format Kompetisi

ESL adalah kompetisi antarklub Eropa dengan format baru yang dirilis oleh 12 tim elite Benua Biru pada Senin (19/4/2021) WIB

Editor: Muhammad Fatoni
Instagram @ Wetrollfootball
Logo European Super League atau Liga Super Eropa yang digagas sejumlah klub besar Eropa langganan Liga Champions 

Adapun lima slot lainnya akan dirotasi setiap musimny tergantung kepada performa.

Baca juga: Kata Jurgen Klopp Ada Kaus Lawan Super League di Ruang Ganti Liverpool

Baca juga: Inilah Klub Peserta SUPER LEAGUE, Chelsea, AC Milan, Inter, Juventus, MU, Liverpool

Total 20 tim tersebut kemudian akan dibagi ke dua grup yang berbeda untuk memainkan pertandingan kandang-tandang.

Tiga tim teratas dari masing-masing grup nantinya akan lolos otomatis ke perempat final.

Adapun dua slot perempat final lainnya akan diperebutkan oleh tim penghuni peringkat empat dan lima dari masing-masing grup.

Setelah itu, Liga Super Eropa akan dilanjutkan dengan fase gugur yang menggunakan format kandang-tandang sampai tersisa dua tim finalis.

Terkait jadwal, seluruh pertandingan Liga Super Eropa dari fase grup sampai babak gugur akan dihelat setiap tengah pekan seperti layaknya Liga Champions atau Liga Europa.

Kenapa European Super League Ditolak Banyak Kalangan?

Setidaknya terdapat dua alasan European Super League dan Liga Super Eropa ditolak oleh banyak kalangan.

Pertama, Liga Super Eropa akan mengancam eksistensi dari Liga Champions dan Liga Europa yang merupakan dua kompetisi tertinggi antarklub buatan UEFA yang sudah berjalan puluhan tahun.

Hal itu tidak lepas dari ancaman sanksi yang akan dijatuhkan UEFA kepada tim peserta Liga Super Eropa.

Berikut adalah tiga sanksi dari UEFA yang akan dibebankan kepada tim dan pemain peserta European Super League:

1. Tim peserta Liga Super Eropa akan dihukum denda dan dikeluarkan dari Asosiasi Sepak Bola negara asal sehingga tidak bisa mengikuti kompetisi domestik.

2. Tim peserta Liga Super Eropa dilarang mengikuti kompetisi di bawah naungan UEFA dan FIFA, yakni Liga Champions, Liga Europa, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.

3. Pemain dari tim peserta Liga Super Eropa dilarang membela tim nasional negara masing-masing.

Pemain Leeds United mengenakan kaus dengan slogan melawan Super League jelang pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Leeds United dan Liverpool di Elland Road di Leeds, 20 April 2021.
Pemain Leeds United mengenakan kaus dengan slogan melawan Super League jelang pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Leeds United dan Liverpool di Elland Road di Leeds, 20 April 2021. (Clive Brunskill / POOL / AFP)

Jika sanksi UEFA itu diterapkan, 12 tim pendiri Liga Super Eropa dipastikan tidak bisa mengikuti Liga Champions atau Liga Europa pada masa mendatang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved