Breaking News:

Yogyakarta

Soal Imbauan Larangan Mudik bagi Pekerja Swasta, Ini Respon DPD KSPSI DIY

KSPSI menilai pekerja/buruh yang hendak mudik justru mampu menggerakan roda perekonomian.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan sikap atas terbitnya Surat Edaran (SE) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) tentang imbauan pelarangan mudik bagi pekerja/buruh pada Idulfitri 1442 H.

Sekjen DPD KSPSI DIY Irsad Ade Irawan mengatakan, dirinya menyadari untuk saat ini masih dalam suasana pandemi COVID-19.

Namun, ia berpandangan bahwa para pekerja/buruh yang hendak mudik justru mampu menggerakan roda perekonomian.

Baca juga: Pelarangan Mudik untuk Pekerja Swasta, Disnakertrans DIY Minta Satgas COVID-19 Ikut Awasi

Oleh karena itu, dirinya tidak setuju jika pekerja/buruh harus ikut dilarang untuk mudik lebaran di tahun ini.

"Justru mudiknya para pekerja atau buruh ini bisa menggerakan perekonomian yang lain. Saya kurang setuju kalau pekerja swasta juga dilarang mudik," katanya, Minggu (18/4/2021)

Irsad menambahkan, asalkan memperhatikan protokol kesehatan (prokes) yang telah ditentukan, seharusnya pemerintah dapat memberikan ruang gerak para pekerja/buruh untuk mudik.

"Karena stimulus perasaan para buruh untuk semangat bekerja itu ya saat ketemu keluarganya," tegas Irsad.

Baca juga: Antisipasi Pemudik Jelang Tanggal 6-17 Mei, Pemda DIY Andalkan Skrining Antigen di RT/RW

Ia menilai, proses vaksinasi COVID-19 yang terus berjalan ini seharusnya mampu menumbuhkan kepercayaan diri bagi semua pihak termasuk para pekerja/buruh.

Sehingga, dalam pelaksanaan mudik lebaran tahun ini dapat dilakukan secara bijaksana.

"Vaksinasi ini harusnya menumbuhkan kepercayaan diri. Selain itu, saya minta untuk vaksinasi para pekerja hotel dan restoran dipercepat, supaya para pekerja hotel dan resto ini dapat kembali bekerja," pungkasnya.( Tribunjogja.com )

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved