Breaking News:

Yogyakarta

Pelarangan Mudik untuk Pekerja Swasta, Disnakertrans DIY Minta Satgas COVID-19 Ikut Awasi

Jika melihat dari SE yang ada, pekerja swasta dilarang melakukan kegiatan mudik pada lebaran tahun ini.

ist
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mengeluarkan surat edaran (SE) yang mengatur pelarangan mudik Idulfitri 1442 Hijriah bagi buruh atau karyawan swasta.

SE tersebut bernomor M/7/HK.04/IV/2021 yang merupakan tindak lanjut dari larangan mudik yang telah diumumkan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Berdasarkan Surat Edaran Menaker itu, para pekerja atau buruh diimbau untuk tidak mudik Idulfitri pada tanggal 6-17 Mei 2021.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Aria Nugrahadi menjelaskan, tindak lanjut atas terbitnya SE tersebut masih belum dilakukan oleh pemerintah DIY.

Baca juga: Antisipasi Pemudik Jelang Tanggal 6-17 Mei, Pemda DIY Andalkan Skrining Antigen di RT/RW

Ia mengatakan salinan resmi dari SE yang dikeluarkan Menaker pun belum diterima olehnya.

"Belum ada tindak lanjut, karena salinan surat edarannya belum sampai ke kami," jelasnya, kepada Tribunjogja.com, Minggu (18/4/2021)

Jika melihat dari SE yang ada, pekerja swasta dilarang melakukan kegiatan mudik pada lebaran tahun ini.

Kecuali bagi pekerja yang mengalami kondisi darurat, antara lain mudik yang dikarenakan satu di antara anggota keluarga sakit, anggota keluarga meninggal, kondisi hamil yang didampingi satu orang anggota keluarga, atau kepentingan persalinan dengan didampingi maksimal dua orang.

Para pekerja atau buruh yang terpaksa mudik karena kondisi darurat itu juga diwajibkan untuk melampirkan print out surat izin keluar masuk (SIKM). 

Halaman
123
Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved