Penyakit Diabetes

Ini Jenis Makanan dan Minuman yang Baik untuk Penderita Diabetes Ketika Puasa

Penting bagi penderita Diabetes untuk mmengonsumsi makanan bergizi dalam jumlah cukup.

Editor: Rina Eviana
WMBB-TV
Ilustrasi 

Tribunjogja.com - Bagi penderita Diabetes menjalankan ibadah puasa bukanlah perkara gampang. 

Mereka juga tidak boleh sembarangan dalam menjalankan ibadah puasa. Sebab, puasa bisa menurunkan gula darah dalam jumlah yang cukup banyak.

Kondisi tersebut dikenal dengan sebutan hipoglikemia yang bisa menyebabkan pasien gemetar, pingsan, atau bahkan koma.  

Ilustrasi
Ilustrasi (SHUTTERSTOCK/Proxima Studio)

Ketika tiba waktunya berbuka, pasien Diabetes juga bisa mengalami lonjakan kadar gula darah yang terlalu tinggi atau hiperglikemia.

Orang dengan Diabetes Tipe 1 tidak boleh berhenti menggunakan insulin karena ini dapat menyebabkan kondisi berbahaya yang disebut ketoasidosis diabetik.

Namun, puasa sambil terus menggunakan insulin dapat menyebabkan hipoglikemia. Karena itu, penderita Diabetes Tipe 1 harus meminta nasihat dari dokter jika ingin berpuasa.

Selain itu, penderita diabetes juga dianjurkan melakukan hal berikut jika ingin berpuasa: memerika kadar glukosa lebih sering mewaspadai gejala gula darah tinggi dan rendah.

Selain itu, makanan yang dikonsumsi selama sahur dan berbuka juga harus di diperhatikan dengan baik.

Baca juga: Inilah Tanda-tanda Pasien Diabetes Harus Segera Membatalkan Puasanya

Jenis makanan yang baik dikonsumsi saat puasa

Ilustrasi sarapan bergizi
Ilustrasi sarapan bergizi (Shutterstock)

Penting bagi penderita Diabetes untuk mmengonsumsi makanan bergizi dalam jumlah cukup.

Selain itu, hindari pula makanan tinggi karbohidrat. Meskipun karbohidrat memberikan banyak energi tetapi bisa menganggu keseimbangan kadar gula, terutama bagi penderita Diabetes Tipe 2.

Baca juga: Tips Puasa Sehat dan Aman untuk Penderita Diabetes Melitus

Sebagai alternatif, Anda bisa memilih asupan karbohidrat dengan indeks glikemik rendah seperti nasi merah, roti gandum utuh dan sayuran.

Anda juga perlu menghindari makanan manis karena bisa meningkatkan kadar glukosa. Jika memang ingin mengonsumsi makanan manis, sebaiknya makan dalam porsi kecil.

Namun, ketika kadar gula meningkat pesat, sebaiknya jangan melanjutkan puasa. Untuk sumber energi, Anda bisa memilih asupan protein daripada karbohidrat.

Anda bisa memilih asupan protein dari kacang-kacangan, ikan, alpukat, dan minyak zaitun.

Tak hanya meningkatkan energi, sumber makanan tersebut juga membantu meningkatkan HDL atau kolesterol baik di tubuh.(*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved