Breaking News:

Duda Asal Danurejan Kota Yogyakarta Ditemukan Meninggal Dunia oleh Sang Kekasih

Warga Kelurahan Tegal Panggung, Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta dihebohkan atas meninggalnya duda yang hidup sebatang kara

Istimewa
Proses identifikasi oleh Petugas Kepolisian Polsek Danurejan, Yogyakarta yang meninggal dunia di rumah sendiri, Jumat (16/4/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Warga Kelurahan Tegal Panggung, Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta dihebohkan atas meninggalnya duda yang hidup sebatang kara, Jumat (16/4/2021) sekitar pukul 12.40 WIB. 

Diperkirakan warga bernama Nino Jago Sasongko itu meninggal sejak Jumat pagi, dan baru diketahui oleh kekasihnya pada Jumat siang ketika ia hendak memberikan makanan.

Kapolsek Danurejan, Kompol Wiwik Hari Sulasmi mengatakan, korban pertama kali diketahui meninggal dunia oleh kekasihnya sendiri yang bernama Kasmiyati. 

Baca juga: Sebanyak 68 Kalurahan Bakal Gelar Pilur Serentak se-Kabupaten Kulon Progo

Saat itu, Kasminyati datang ke rumah korban untuk mengirim makanan karena sudah tiga minggu ini korban dalam keadaan sakit.

"Setelah sampai di rumah korban, Kasmiyati langsung masuk rumah dan menuju kamar korban. Selanjutnya, Kasmiyati masuk kamar dan menyalakan lampu kamar korban. Pada waktu itu mendapati korban sedang tertidur," katanya, kepada Tribun Jogja, Jumat (16/4/2021) sore.

Mengetahui korban sedang tertidur, Kasmiyati kemudian memanggil-manggil korban, akan tetapi tidak ada jawaban.

Mengetahui hal itu, Kasmiyati langsung memegang kaki korban, saat dipegang sudah dalam keadaan dingin dan mulut mengeluarkan busa. 

Melihat kondisi tersebut, Kasmiyati langsung memanggil warga sekitar untuk memberitahukan bahwa korban telah meninggal dunia. 

"Mendapatkan adanya laporan, kami langsung datang ke lokasi kejadian. Setelah diperiksa, diperoleh keterangan bahwa korban meninggal karena serangan jantung," terang dia.

Wiwik memastikan tidak ada indikasi tindakan kekerasan, maupun upaya mengakhiri nyawa dengan cara bunuh diri.

"Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan ditubuh korban. Berdasarkan informasi, korban tinggal sendiri di rumah tersebut dan merupakan seorang duda," jelasnya.

Baca juga: Pemda DIY dan BPJS Kesehatan Rumuskan MoU untuk Tingkatkan Kepatuhan Badan Usaha

Sementara itu, salah satu tetangga Nino bernama Suradi menambahkan, hampir dua pekan terakhir Nino tidak keluar rumah.

Semenjak berpisah dengan istrinya, ia hidup seorang diri, sementara keluarganya berada di Jalan Kaliurang.

Suradi sempat mendengar suara Nino Jumat pagi sekitar pukul 06.30 WIB, setelah itu dirinya mendapat kabar jika ia ditemukan meninggal.

"Sudah 11 hari gak keluar rumah, tadi pagi masih mendengar suaranya," pungkasnya. (hda)

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved