Breaking News:

Sebanyak 68 Kalurahan Bakal Gelar Pilur Serentak se-Kabupaten Kulon Progo

Sebanyak 68 kalurahan bakal menggelar pemilihan lurah (pilur) atau pemilihan kepala desa (pilkades) serentak se-Kabupaten Kulon Progo. 

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Sebanyak 68 kalurahan bakal menggelar pemilihan lurah (pilur) atau pemilihan kepala desa (pilkades) serentak se-Kabupaten Kulon Progo

Kepala Dinas PMD Dalduk dan KB Kabupaten Kulon Progo, Sudarmanto menjelaskan dari total 68 kalurahan, sebanyak 35 kepala desa (kades) berakhir masa jabatannya dari hasil pilur 2015.

Serta 17 kades berakhir masa jabatannya pada 2019 dan 15 kades berakhir pada 2020.

Baca juga: Pemda DIY dan BPJS Kesehatan Rumuskan MoU untuk Tingkatkan Kepatuhan Badan Usaha

Sedangkan satu kades tidak dapat dilantik karena meninggal dunia pada Pilkades 2018.

Adapun waktu pemilihan suara direncanakan pada 12 September 2021 mendatang. 

"Sehingga pada 31 Oktober 2021 nanti, calon terpilih sudah dapat dilantik bertepatan dengan habisnya masa jabatan 35 kades hasil pemilihan pada 2015 silam," ucapnya, Jumat (16/4/2021). 

Sudarmanto melanjutkan, dalam pelaksanaannya, pemilihan akan digelar dengan pertimbangan protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penyebaran virus corona. 

Sebab, ada beberapa tahapan yang harus disesuaikan dengan prokes semisal pelaksanaan kampanye dan waktu pemilihan suara. 

Bupati Kulon Progo, Sutedjo meminta Dinas terkait mempersiapkan sebaik mungkin baik dari awal bimbingan teknik (bimtek), seleksi, pelaksanaan maupun pasca pemilihan. 

"Kita harus persiapkan pola dan teknisnya sebaik mungkin dan terukur agar saat pelaksanaannya berjalan lancar," ujarnya. 

Baca juga: Legislatif Dorong Pembayaran THR Bagi Pekerja di Kota Yogyakarta Maksimal H-7 Lebaran

Ia berharap teknis pelaksanaan diperhitungkan secara matang dikarenakan kondisi pandemi belum berakhir. 

Pihaknya juga berpesan kepada seluruh pihak baik pemerintah, petugas keamanan dan seluruh panitia tetap menjaga kondusifitas. 

Mengingat ada potensi kerawanan di setiap pilur. (scp) 

Penulis: Sri Cahyani Putri
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved