Breaking News:

Yogyakarta

Muncul Isu PKB Bakal Selenggarakan Muktamar Luar Biasa, DPW PKB DIY: Jamin 100 Persen Tidak Ada

Seluruh kader PKB di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta tetap solid di bawah kepemimpinan Cak Imin.

Lambang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kabar mengenai rencana penyelenggaraan Muktamar Luar Biasa (MLB) atau Kongres Luar Biasa (KLB) oleh seratusan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tengah santer dibicarakan.

Kongres tersebut digelar untuk mengganti pucuk pimpinan partai, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.   
Merespons hal itu, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB DIY, Agus Sulistyono menyatakan bahwa seluruh kader PKB di wilayah ini tetap solid di bawah kepemimpinan Cak Imin.

"Kalau DIY rasan-rasan (membicarakan) saja nggak dengar, terus DPW beserta DPC dan seluruh kader tetap solid dan istiqomah di bawah kepemimpinan Pak Muaimin Iskandar," terangnya saat dihubungi Tribun Jogja, Rabu (14/4/2021).

Menurut amatannya, dirinya juga tak mengendus adanya gejolak maupun pergerakan di level bawah terkait rencana penyelenggaraan KLB.

Baca juga: Isu Muktamar Luar Biasa Berhembus di Tubuh PKB, Sekretaris PKB Klaten: Saya Belum Mendengar Soal Itu

Agus pun menjamin bahwa seluruh kader PKB di DIY masih solid, setia, serta mendukung kepemimpinan sang ketua umum.

"Kalau ada kader satu dua orang yang kecewa dan nggak suka itu sih hal yang biasa. Tapi kalau institusi seperti DPC dan DPW saya berani jamin 100 persen tidak ada yang begitu-begitu," tegasnya.

Selain itu, selama ini Agus Sulis juga mengaku puas dengan kepemimpinan Muhaimin Iskandar. Buktinya elektabilitas PKB mengalami peningkatan dari waktu ke waktu..

Pada Pemilu 2019 lalu, di bawah kepemimpinan Cak Imin, PKB mampu memperoleh 58 kursi di parlemen dengan jumlah suara mencapai 13.570.970 pemilih.

"Itu rekor menurut saya di bawah kepemimpinan beliau. Sebelum-sebelumnya tidak pernah kan," tandasnya.

Lebih jauh, jika memang ada kader yang mendukung penyelenggaraan muktamar maka otomatis yang bersangkutan tak menjadi bagian dari PKB.

"Kalau ada yang membelot berarti bukan kader PKB," terangnya. ( Tribunjoja.com ) 

Penulis: Yuwantoro Winduajie
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved