Breaking News:

Kabupaten Gunungkidul

Tak Ada Padusan, Dispar Gunungkidul Perketat Pengawasan di Kawasan Pantai

Agar pencegahan terjadinya kerumunan lebih efektif, Dispar sudah berkoordinasi dengan SAR Satlinmas Gunungkidul, baik di Wilayah I maupun Wilayah II.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Padusan atau mandi besar jadi tradisi masyarakat menjelang dimulainya masa puasa.

Kawasan pantai pun menjadi satu di antara tujuan untuk melaksanakan tradisi tersebut.

Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul menyatakan tahun ini pihaknya tidak menggelar atraksi saat padusan.

Hal itu dilakukan demi meminimalisir potensi kerumunan.

"H-1 puasa ini tidak ada atraksi karena masih dalam suasana pandemi COVID-19," kata Sekretaris Dispar Gunungkidul, Harry Sukmono pada Senin (12/04/2021).

Baca juga: Ramadan 2021, Pemkab Gunungkidul Siapkan Safari Tarawih Bupati

Agar pencegahan terjadinya kerumunan lebih efektif, pihaknya sudah berkoordinasi dengan SAR Satlinmas Gunungkidul, baik di Wilayah I maupun Wilayah II.

Petugas SAR diminta untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pengunjung di pantai. Khususnya dalam kedisiplinan protokol kesehatan (prokes).

Kami tidak ingin ada kluster kasus di kawasan wisata," ujar Harry.

Pengawasan tersebut juga dilakukan lantaran selama akhir pekan kemarin ada peningkatan pengunjung.

Kondisi ini terjadi mendekati Ramadan.

Halaman
12
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved