Breaking News:

Internasional

Militer Rusia Segera Operasikan Uran-9, Tank Robot Bersenjata Rudal Antitank Ataka dan Penyembur Api

Militer Rusia terus meningkatkan kemampuan alutsistanya. Salah satu alutsista terbaru dan modern yang dikembangkan adalah tank robot

VITALY V KUZMIN/WIKIMEDIA
Prototipe tank robot buatan Rusia, Uran-9 

TRIBUNJOGJA.COM, MOSKWAMiliter Rusia terus meningkatkan kemampuan alutsistanya. Salah satu alutsista terbaru dan modern yang dikembangkan adalah tank robot.

Tank robot bernama Uran-9 tersebut akan segera menjadi salah satu alutsista militer Rusia.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu memeriksa tank nirawak bernama Uran-9 tersebut di 766th Production and Technological Enterprise di Nakhabino, dekat dengan ibu kota Rusia, Moskwa.

Dia mengatakan, tank robot tersebut akan sesegera mungkin diadopsi oleh angkatan bersenjata Rusia sebagaimana dilansir Daily Mail, Sabtu (10/4/2021).

Sejumlah tentara Rusia akan menjalani pelatihan untuk mengoperasikan tank robot Uran-9 di unit militer khusus.

Uran-9 tersebut dibekali dengan berbagai senjata seperti senapan otomatis 30 mm, rudal anti-tank Ataka, dan penyembur api Shmel.

Sebelum mengoperasikan Uran-9, angkatan bersenjata sebenarnya telah mengoperasikan beberapa robot seperti Uran-6 sebagai robot pembersih ranjau dan Uran-14 sebagai robot pemadam kebakaran.

Baca juga: Jet Tempur Su-27 Rusia Cegat Pesawat Pembom AS di Laut Baltik, Lalu Paksa B-1B Lancer Balik Arah

Baca juga: Rusia Luncurkan Serangan Udara dengan Jet Tempur untuk Bombardir Militan ISIS di Gurun Suriah

Setelah memperkenalkan Uran-9, Rusia kini tengah mengembangkan robot bawah air dan robot mata-mata.

Shoigu memerintahkan perancang robot untuk meningkatkan kapasitas teknis tank nirawak tersebut untuk mengatasi dampak radiasi elektromagnetik yang kuat serta polusi radioaktif.

"Kami berharap untuk terus memperluas jangkauan robot, yang tentu saja sudah diminati di militer saat ini," tutur Shoigu.

Sebelumnya, robot penyerang dan pembersih ranjau telah diuji dalam pertempuran di Suriah, menjelang pembentukan unit pertama.

Kepala Kalashnikov Concern Vladimir Dmitriev mengatakan bahwa kekurangan-kekurangan dalam uji coba di Suriah tersebut dievaluasi.

“Secara khusus, masalah kontrol, kurangnya mobilitas, dan fungsi intelijen dan pengawasan militer yang tidak memuaskan telah dipertimbangkan oleh para insinyur dan diperbaiki,” kata Dmitriev.

Tidak jelas apakah Rusia bakal mengerahkan tank robot terbarunya tersebut sesegera mungkin karena hubungan Moskwa dengan Ukraina semakin menegang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tentara Rusia Segera Operasikan Robot Tank, Namanya Uran-9

Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved