Breaking News:

Bisnis

Satu Tahun Pandemi COVID-19, Usaha Kuliner di DI Yogyakarta Mulai Menggeliat

Geliat kebangkitan di industri kuliner di DI Yogyakarta juga tidak terlepas dari keterbiasaan masyarakat dengan protokol kesehatan (prokes).

istimewa
Ilustrasi. Menu kuliner SUA Coffee & eatery. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Satu tahun lebih pandemi virus corona menghantam Indonesia.

Banyak usaha yang gulung tikar imbas dari pandemi COVID-19 yang tidak memperbolehkan kerumunan dan wajib menjaga jarak.

Di DI Yogyakarta, hotel yang biasanya penuh dengan wisatawan, mau tidak mau harus mencari cara lain untuk tetap bisa bertahan karena turis tidak ada yang boleh melancong.

Banyak dari mereka yang menjual paket isolasi mandiri selama 14 hari dengan harga terjangkau.

Konser yang membutuhkan antusias dari kerumunan, harus dilaksanakan secara daring agar tidak menjadi klaster COVID-19 baru.

Baca juga: Geliatkan Kampung Wisata, Pemkot Yogyakarta Inisiasi Festival Kuliner Tamansari

Praktis, tidak ada yel-yel terdengar di depan panggung untuk menyemangati idola bernyanyi.

Begitupula dengan sejumlah mal yang wajib membatasi kedatangan pengunjung supaya ada jarak satu sama lain ketika berbelanja di dalam gedung.

Namun, tahun 2021 ini menjadi harapan bagi semua pelaku usaha.

Pemerintah sudah menggelar vaksinasi masal untuk mencapai kekebalan komunitas.

Dengan begitu, masyarakat bisa beraktivitas seperti sedia kala dan usaha mampu bergeliat kembali.

Halaman
1234
Penulis: Ardhike Indah
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved