Breaking News:

Mekanisme Pembayaran THR di Bantul Tunggu Surat Edaran Menteri

Pemerintah Kabupaten Bantul belum menetapkan ketentuan terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR). Hal itu karena belum ada surat edaran

TRIBUNJOGJA/ Christi Mahatma Wardhani
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul belum menetapkan ketentuan terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).

Hal itu karena belum ada surat edaran resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul, Istirul Widilastuti mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan Pemda DI Yogyakarta (Pemda DIY) terkait pembayaran THR tersebut.

Baca juga: Ribuan Reklame Tak Berizin dan Rawan Tumbang Siap-siap Ditertibkan Satpol PP DI Yogyakarta

"Kami baru rapat koordinasi. Kalau rapat terakhir dengan DIY itu menunggu surat edaran dari menteri (Menteri Ketenagakerjaan). Besok Senin (12/04/2021) kami ada undangan rapat dengan DIY, mungkin Senin baru bisa kami sampaikan," katanya, Jumat (09/04/2021).

Ia melanjutkan dari informasi terakhir, akan ada surat edaran dari Menteri Ketenagakerjaan.

Untuk itu pembayaran THR tahun ini akan mengacu pada surat edaran menteri tersebut.

"Sampai saat ini kami belum menerima surat edarannya. Merujuk tahun lalu, saat pandemi tahun lalu, ada surat edaran dari menteri. Pembayaran THR boleh dibayarkan dengan kesepakatan antara pengusaha dan pekerja. Tetapi kalau untuk pandemi tahun ini kami belum tahu," lanjutnya.

Hingga saat ini, belum ada perusahaan yang melaporkan terkait pembayaran THR.

"Sampai saat ini belum ada perusahaan yang menghubungi kami. Karena perusahaan pasti juga menunggu regulasi pembayaran THR," ujarnya.

Baca juga: Bazaar PJSP QRIS di Pasar Beringharjo, Hilangkan Potensi Transaksi Uang Palsu

Terpisah, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih belum bisa banyak berkomentar terkait pembayaran THR.

"Kami belum membahas soal THR, mungkin dalam waktu dekat ini, jadi belum bisa komentar," katanya.

Kendati demikian, ia berharap perusahaan tetap memenuhi hak-hak karyawan, termasuk pembayaran THR.

"Ya tentu hak karyawan harus dipenuhi oleh perusahaan yang menggunakan tenaga karyawan. Perusahaan wajib memenuhi," tambahnya. (maw)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved