Breaking News:

Kota Yogyakarta

Dorong Upaya Penanganan Kebakaran, Pemkot Yogya Bentuk Satlakar Tingkat Kelurahan

Pemkot Yogyakarta terus berupaya meminimalisir terjadinya insiden kebakaran di wilayahnya.

Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terus berupaya meminimalisir terjadinya insiden kebakaran di wilayahnya.

Satu di antaranya, dengan membentuk satuan relawan kebakaran di tingkat kelurahan, yang bertugas mendukung upaya pencegahan dan penanganan.

Kabid Pencegahan Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta, Isharyanto berujar, satuan relawan kebakaran (satlakar) sejatinya sudah dirintis sejak kisaran 2018 silam.

Hanya saja, sampai sejauh ini, satlakar memang belum dilembagakan, sehingga statusnya masih informal.

Baca juga: Selama Musim Penghujan, Damkar Kota Yogyakarta Tiga Kali Evakuasi Ular dari Rumah Warga

"Mulai tahun ini, dilakukan upaya untuk memperkuat dan memformalkan embrio tersebut," cetus Isharyanto.

Menurutnya, di setiap kelurahan, harus ada minimal satu personel satlakar di masing-masig rukun warga (RW).

Ia pun berharap, satlakar di tingkat kelurahan ini sudah terbentuk secara menyeluruh pada November 2021.

Sesuai rencana, pengukuhannya akan dilakukan pada akhir tahun.

Nantinya, tugas-tugas yang diemban satlakar di wilayah di antaranya, melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), kampung, RT, serta RW, untuk sosialisasi terkait upaya pencegahan dan deteksi dini bencana kebakaran.

Baca juga: Damkar Kota Yogya Minta Masyarakat Lebih Waspada di Musim Kemarau

"Kemudian, yang tidak kalah penting, membuat semacam mitigasi bencana kebakaran di lingkungannya. Itu kan harus disesuaikan, ya, per kelurahan, karena itu kondisinya di masing-masing wilayah jelas berbeda," tegasnya.

Isharyanto mengatakan, pembentukan satlakar di tingkat kelurahan ini selaras dengan Perda Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran yang ditindaklanjuti penetapan Perwal Kota Yogyakarta Nomor 67 Tahun 2020 sebagai petunjuk pelaksanaannya.

"Satlakar akan dibekali dengan kemampuan, atau teknik pemadaman awal jika terjadi bencana kebakaran di wilayah, agar kebakaran tidak makin meluas," terangnya.

"Mereka juga berkewajiban melaporkan ke Dinas Kebakaran jika terjadi insiden yang dirasa sulit ditangani. Dengan begitu response time petugas pun semakin cepat dan kebakaran tertangani lebih baik," imbuh Isharyanto. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved