Breaking News:

Talud Longsor di Patuk Gunungkidul, Rumah Warga Nyaris Tertimbun

"Sedangkan rumah yang nyaris tertimbun longsoran talud milik dari Widodo (46)," jelasnya lewat keterangan pada Kamis (08/04/2021) pagi ini.

Istimewa
Warga melakukan penanganan terhadap talud longsor di Kalurahan Nglegi, Patuk, Gunungkidul pada Rabu (07/04/2021) lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Talud pekarangan rumah di Pedukuhan Karang, Kalurahan Nglegi, Patuk, Gunungkidul longsor pada Rabu (07/04/2021) siang kemarin.

Longsoran nyaris menimbun bangunan rumah warga lain di bawahnya.

Kasubbag Humas Polres Gunungkidul Iptu Suryanto melaporkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

Talud tersebut berada di lahan milik Supriyadi (43).

Baca juga: Peringatan Cuaca BMKG Kamis 8 April 2021: Daftar 24 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin

"Sedangkan rumah yang nyaris tertimbun longsoran talud milik dari Widodo (46)," jelasnya lewat keterangan pada Kamis (08/04/2021) pagi ini.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, saat peristiwa terjadi cuaca sedang cerah dan tidak hujan.

Namun longsor diduga terjadi akibat curah hujan yang cukup lebat selama beberapa hari terakhir.

Selain itu, Suryanto juga mengatakan kondisi talud sudah retak dengan bentuk struktur terlalu tegak. Hal itu menyebabkan talud lebih mudah runtuh.

Adapun bagian yang longsor dari talud tersebut memiliki ketinggian 15 meter dan panjang 25 meter.

Talud tersebut berfungsi menahan jalan cor beton yang ada di lereng bukit.

Baca juga: UPDATE Gunung Merapi: Teramati 5 Kali Guguran Lava Pijar Pagi Ini, Jarak Luncur Hingga 900 Meter

"Tidak ada korban jiwa, tapi nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp 30 juta," ungkapnya.

Longsoran talud tersebut juga menyebabkan Pohon Jati setinggi 5 meter tumbang dan membawa material berupa batu dan tanah. Warga setempat pun langsung melakukan penanganan setelah kejadian.

Pasalnya, ada potensi longsor susulan jika terjadi hujan deras. Bangunan rumah Widodo pun bisa tertimbun material longsor susulan tersebut sehingga antisipasi perlu dilakukan.

"Sementara ini warga menutup talud yang longsor dengan terpal serta membuat jalur air untuk antisipasi longsor susulan," jelas Suryanto. (alx)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved