Breaking News:

Kabupaten Sleman

Soal Matematika ASPD di Sleman Diduga Bocor, Dinas Pendidikan Sleman Usul Dilaksankan Ujian Ulang

Soal Matematika ASPD di Sleman Diduga Bocor, Dinas Pendidikan Sleman Usul Dilaksankan Ujian Ulang

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja// Ahmad Syarifudin
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ery Widaryana, (tengah) saat memberikan keterangan terkait dugaan kebocoran soal Matematika di salah satu sekolah negeri di Sleman dalam kegiatan ASPD untuk jenjang SMP. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Soal matematika dalam kegiatan Asessmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) jenjang SMP di Kabupaten Sleman diduga bocor di salah satu sekolah.

Dugaan kebocoran soal matematika tersebut, diunggah di media sosial dan viral. 

Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widaryana mengatakan, pihaknya sudah berkoodinasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta mengenai persoalan tersebut.

Pada intinya, kata dia, pihaknya tidak mengetahui apakah soal itu bocor atau tidak. Sebab, Ia juga tidak tahu soal Matematika yang sebenarnya diujikan kepada siswa itu seperti apa.  

"Bocor tidaknya (soal), kami tidak tahu," kata dia, Kamis (8/4/2021). 

Dugaan kebocoran soal matematika dalam kegiatan ASPD sudah ramai beredar di media sosial.

Baca juga: Soal ASPD Matematika Jenjang SMP Diduga Bocor, Disdikpora DI Yogyakarta Terjunkan Tim Investigasi 

Baca juga: 3 Hari ASPD Berlangsung, SMPN 1 Bantul Tak Alami Kendala

Ery mengatakan, berdasarkan informasi yang didapat dari media sosial, kebocoran soal diduga dilakukan oleh seorang oknum guru.

Ia mengaku sudah bertemu dengan guru tersebut dan dipastikan bukan bagian dari tim penyusun soal.

Menurutnya, soal - soal ASPD disusun dari Provinsi dan melibatkan guru di kabupaten/kota dengan seleksi ketat. 

Bahkan, pendistribusian soal dilakukan hati-hati.

Tim teknis dari Provinsi mentransfer soal ke server sekolah sesaat sebelum soal dikerjakan, sehingga dalam persoalan ini perlu ada tim yang mencari fakta sebenarnya.

Untuk mengurai persoalan itu, Ery mengungkapkan, Disdikpora DIY bersama Dinas Pendidikan Kabupaten/kota seluruh DIY sepakat akan membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) untuk mengungkap kejadian yang sebenarnya. 

"Apakah memang ada kebocoran soal di sekolah atau tidak. Tim pencari fakta yang akan menindaklanjuti," kata Ery.  

Kendati demikian, karena dugaan kebocoran soal ada di salah satu SMP negeri di Kabupaten Sleman, Ery mengaku akan mengusulkan kepada Disdikpora DIY supaya di sekolah tersebut ASPD khusus untuk mata pelajaran Matematika diulang dengan soal yang berbeda. 

"Ini semata-mata untuk memberi rasa ketenangan, kenyamanan dan keadilan," kata dia. (Tribunjogja/Ahmad Syarifudin)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved