Breaking News:

Secuil Kisah Penghuni Lapas Perempuan Kelas II B Yogyakarta

apas Perempuan Kelas II B Yogyakarta di Wonosari, Gunungkidul penghuni Lapas Perempuan 10 tahun lamanya

TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando
Suasana luar dari blok tahanan, tampak pagar pengaman mengelilingi bangunan tersebut. 

Selama menjadi penghuni Lapas, Mpok mengikuti banyak kegiatan.

Adapun kegiatan itu dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan warga binaan.

Ia mengaku ikut kegiatan membatik, memasak, membuat kerajinan, menari, hingga pendalaman agama.

Tampaknya merajut adalah kegiatan yang paling disenanginya.

"Saya sudah bisa bikin tas, kaos kaki, sampai gantungan kunci dari rajutan," ujar Mpok.

Mpok menjadi tahanan lantaran dulunya ia terlibat kasus peredaran narkotika.

Saat itu ia bertindak sebagai kurir, yang membawakan paket berisi barang terlarang tersebut ke berbagai tujuan.

Aksinya itu lantas tertangkap oleh petugas Bea Cukai.

Alhasil, ia pun akhirnya divonis hukuman pidana penjara dan menjalaninya hingga kini.

Mpok mengatakan, saat awal menjadi tahanan hatinya merasa tak rela, sebab ia merasa dijebak oleh otak utama peredaran.

Halaman
123
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Iwan Al Khasni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved