Breaking News:

Gelar Operasi Pekat, Satpol PP Bantul Temukan Kapster Berpakaian Seksi dan Pasangan Tidak Resmi

Menjelang bulan suci Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul melakukan operasi pekat, Rabu (08/04/2021).

Istimewa
Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bantul dan Polres Bantul menggelar operasi pekat di wilayah Kapanewon Kasihan, Rabu (07/04/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Menjelang bulan suci Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul melakukan operasi pekat, Rabu (08/04/2021).

Operasi pekat dilaksanakan di wilayah Kapanewon Kasihan. 

Kepala Satpol PP Kabupaten Bantul, Yulius Suharta mengatakan yang menjadi sasaran operasi pekat adalah panti pijat, salon, hingga hotel.

Baca juga: Puluhan Siswa Kelas XII SMK N 1 Girimulyo Ikuti Uji Kompetensi Agar Siap Bersaing di Dunia Usaha

Selain petugas Satpol PP, operasi pekat juga dilaksanakan bersama dengan petugas Polres Bantul

"Tujuannya agar menciptakan suasana kondusif di wilayah Bantul. Apalagi kan menjelang bulan suci Ramadan. Sehingga selama puasa bebas dari gangguan Kamtibmas," katanya, Kamis (08/04/2021).

Pada operasi pekat tersebut, pihaknya menemukan beberapa kapster salon yang berpakaian minim.

Total ada 9 kapster yang dilakukan pembinaan. 

Saat dilakukan pemeriksaan, ada seorang kapster yang memakai aplikasi untuk memberikan layanan plus-plus.

"Ada kapster yang berpakaian minim, kemudian kami periksa handphonenya. Ternyata ada salah satu yang memakai aplikasi untuk transaksi plus-plus. Langsung kami lakukan pembinaan di tempat," terangnya.

Selain memberikan pembinaan di tempat, pihaknya juga menyita kartu identitas dan memberikan surat panggilan untuk datang ke kantor Satpol PP.

Tak hanya itu, ia juga memanggil pemilik salon untuk dimintai keterangan. 

Baca juga: KPK Kembali Periksa Enam TPK Pembangunan Stadion Mandala Krida di BPKP DIY

Dalam operasi tersebut, Satpol PP juga menjumpai pasangan tidak resmi yang menginap di sebuah hotel di daerah Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan. 

"Ada satu pasangan tidak resmi, bukan suami istri yang menginap di hotel. Kami juga melakukan pembinaan dan kartu identitasnya kami amankan. Kami minta untuk datang ke kantor," lanjutnya.

Ia berharap dengan adanya operasi pekat jelang Ramadan, warga Bantul merasa nyaman dan bebas dari gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Juga meminimalkan pelanggaran di Bantul. (maw)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved