Breaking News:

PPKM Berbasis Mikro di Klaten Diperpanjang untuk Kelima Kalinya, Ini Pertimbangan Pemkab

Bupati Klaten, Sri Mulyani menegaskan jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Bupati Klaten Sri Mulyani didampingi Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ronny Roekmito saat ditemui di Pendapa Pemkab Klaten, Rabu (7/4/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Bupati Klaten, Sri Mulyani menegaskan jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro di daerah itu untuk kelima kalinya.

Perpanjangan PPKM berbasis mikro itu, mengikuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 7 tahun 2021, yang mana pada PPKM berbasis mikro ini akan kembali diberlakukan mulai 6 April hingga 19 April 2021.

Sementara, untuk zonasi PPKM berbasis mikro kali ini terdapat perluasan di Lima provinsi tambahan yakni, Aceh, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Utara, dan Papua.

Baca juga: Sempat Tertunda, Pelaksanaan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di Satu Sekolah Klaten Dimulai Besok

Sehingga total terdapat 20 provinsi yang menerapkan PPKM mikro.

"Kita dari pemerintah daerah siap untuk menindaklanjuti. Apalagi PPKM berbasis mikro kali ini diperluas wilayahnya. Kami siap," ujarnya saat ditemui di Pendapa Pemkab Klaten, Rabu (7/4/2021).

Menurut Mulyani, adapun pertimbangan pihaknya memperpanjang PPKM berbasis mikro di Klaten karena masih naik turunnya sebaran COVID-19 di daerah itu dalam beberapa waktu terakhir.

"Kondisi di Klaten kan juga belum membaik. Kita masih di zona oranye (risiko sedang) kita kan harus menuju ke zona hijau (risiko rendah)," ucapnya.

Bupati Klaten dua periode ini pun meminta masyarakat Klaten untuk mematuhi peraturan yang tertuang dalam PPKM berbasis mikro tersebut.

Karena, kepatuhan masyarakat akan berbanding lurus dengan pengendalian angka penyebaran COVID-19 di Kabupaten Bersinar.

Baca juga: Tren Kasus Menurun di tengah Vaksinasi, Tapi Klaster Covid-19 Bermunculan, Ini Kata Pakar UGM

"Dari dulu sebenarnya PPKM mikro ini ketat, tapi kan semua kembali kepada kesadaran masyarakat. Saya minta kesadarannya untuk mentaati protokol COVID-19 ini," harapnya.

Sementara itu, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Pemkab Klaten, Ronny Roekmito menambahkan, secara aturan perpanjangan PPKM mikro periode 6-19 April 2021 hampir sama dengan PPKM mikro pada periode sebelumnya.

"Kriterianya kita pakai PPKM yang terbaru ini. Adapun untuk surat edarannya (SE), sedang kami proses, mudah-mudahan besok terbit. Untuk isinya kurang lebih seperti pelaksanaan tarawih dengan sejumlah pembatasan dan sebagainya," tambahnya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved