Breaking News:

Kabupaten Bantul

Rayakan Jumat Agung, Umat Gereja Ganjuran Diajak untuk Menghayati Salib

Ibadah Jumat Agung di Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma
Umat Katolik Paroki Ganjuran mengikuti Ibadah Jumat Agung di Gereja Hati Kudus Yesus Ganjuran, Bantul, Jumat (02/04/2021) 

"Maka salib itu menjadi tanda cinta kasih, menjadi sakramen cinta kasih. Saat kita lemah, kita ingat Bapa. Pertanyaannya, apakah betul Yesus menderita disalib? Sakit secara fisik mungkin iya, tetapi tidak menderita. Orang yang menderita itu tidak memikirkan orang lain, hanya memikirkan diri sendiri. Sedangkan Yesus, justru mendoakan," katanya saat memimpin Ibadah Jumat Agung

Umat Kristiani biasanya memiliki salib, entah di rumah atau dijadikan kalung.

Menurut dia, salib bukan menjadi ajang untuk pamer.

Tetapi untuk mengingatkan agar umat Kristiani dapat memaknai salib itu. 

"Salib memiliki empat penjuru. Ke atas artinya kita diajak untuk mencintai Tuhan sepenuh hati, sepenuh jiwa. Ke kanan, artinya kita diajak untuk mencitai sesama sering mempedulikan kita. Ke kiri, artinya kita diajak mencintai sesama yang membuat kita sengsara, sedih. Dan ke bawah, artinya kita harus mencintai bumi. Rawatlah, maka misteri salib akan menjadi nyata," ujarnya. 

"Dalam pandemi COVID-19, mencintai salib adalah dengan menaati protokol kesehatan. Karena dengan begitu, bersama Tuhan kita mewujudkan kebaikan bersama,"lanjutnya.

Baca juga: Berkat Paskah, Produsen Benda Rohani di Bantul Kebanjiran Pesanan

Sementara itu, Umat Gereja HKTY Ganjuran, Nicholas Bagus Deva (24) menyebut perayaan Paskah tahun ini lebih baik daripada tahun 2020 lalu.

Sebab protokol kesehatan benar-benar diterapkan secara ketat. 

"Tahun ini lebih terstruktur, mungkin karena tahun kemarin masih bingung. Umat yang hadir juga sudah sadar dan menaati protokol kesehatan," bebernya. 

Ia berharap dengan wafat Yesus di kayu salib menjadi penyelamat seluruh umat manusia, tidak hanya umat Katolik saja. 

"Harapannya berkat Paskah ini seluruh umat diberikan kesehatan dan dan diberkati Tuhan," tambahnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved