Breaking News:

Pandemi Masih Melanda, Ibadah Paskah di Gereja Kotabaru Digelar Terbatas

Ibadah paskah di Gereja Katolik Santo Antonius, DI Yogyakarta atau lebih dikenal Gereja Kotabaru digelar secara terbatas karena pandemi

TRIBUNJOGJA/ Yuwantoro Winduajie
Suasana Ibadah Paskah di Gereja Kotabaru 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ibadah paskah di Gereja Katolik Santo Antonius, DI Yogyakarta atau lebih dikenal Gereja Kotabaru digelar secara terbatas karena pandemi Covid-19 masih melanda.

Kapasitas umat yang beribadah di Gereja hanya berkisar 30 persen.

Sedangkan sisanya menjalani peribadatan secara daring.

Baca juga: BREAKING NEWS: Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Sewon Bantul

"Kapasitas (Gereja) di pandemi hanya 350 umat. Kalau sebelum pandemi 1.000-2.000 umat tiap minggunya," terang Dewan Paroki II Gereja Santo Antonius, Antonius Danarta Adiputra saat ditemui, Jumat (2/4/2021).

Selain itu hanya umat dalam paroki sajalah yang bisa beribadah secara langsung di Gereja.

"Kita dari lingkungan itu sudah ada daftar bilik masing-masing. Pendataan sejak seminggu sebelumnya," jelasnya.

Dengan tetap menjaga jarak dan memakai masker, para jemaat mengikuti keseluruhan ibadah di Gereja secara baik dan lancar.

Rangkaian ibadah untuk memperingati Hari Raya Paskah telah digelar sejak seminggu lalu atau bertepatan dengan Minggu Palma.

Pada Rabu (1/3/2021) sore, pihak Gereja menggelar misa sebanyak dua kali guna memperingati Kamis Putih.

Kemudian untuk memperingati Jumat Agung yang jatuh hari ini, ibadah misa digelar sebanyak tiga kali. Yakni sejak pukul 14.00, 15.00, dan 17.00 WIB.

Lalu pada Sabtu (3/4/2021) ibadah misa kembali digelar pada pukul 17.00 dan 19.30 WIB.

Di hari Minggu, pihak gereja akan menggelar ibadah misa sebanyak tiga kali, tepatnya pada pukul Jam 07.00, 09.30, dan 16.30 WIB.

Baca juga: Siaran Langsung Piala Menpora PERSIB vs PERSIRAJA Tayang Live Streaming Indosiar - LINK di SINI

"Untuk Sabtu kita hanya menydiakan dua kali misa. Kita batasi per lingkungan hanya 25 umat. Setelah itu baru Minggu paginya. Di masa pandemi ini tidak semua umat bisa ikut malam Paskah," jelasnya.

Antonius menjelaskan, pasca terjadinya teror bom Gereja di Makassar belum lama ini, berimbas pada pengetatan keamanan di Gereja Kotabaru.

"Awalnya hanya polsek tapi ada pemberitahuan dari Polda bahwa ada back up. Sekarang ada Brimob. Dan setiap hari kita disterilisasi dari Gegana pukul 10.00," tuturnya. (tro)

Penulis: Yuwantoro Winduajie
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved