Breaking News:

Kabupaten Gunungkidul

Antisipasi Kelangkaan Bapok, Disperindag Gunungkidul Koordinasi dengan TPID DIY

Disperindag Gunungkidul telah melakukan berbagai persiapan untuk menjaga ketersediaan bahan pokok (bapok) jelang Ramadan.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Lapak daging ayam di Pasar Argosari Wonosari, Gunungkidul. Lantaran daya beli masih lemah, harga bapok tetap terpantau stabil meski sudah mendekati Ramadan. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Awal Ramadan tinggal dalam hitungan minggu.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) pun telah melakukan berbagai persiapan untuk menjaga ketersediaan bahan pokok (bapok).

Kepala Disperindag Gunungkidul Johan Eko Sudarto mengatakan komunikasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY saat ini lebih diintensifkan.

"Komunikasi jalan terus untuk memantau ketersediaan bapok," kata Johan pada Selasa (30/03/2021).

Menurutnya, laporan akan disampaikan secara rutin ke TPID DIY.

Baca juga: Daya Beli Masih Lemah, Harga Bapok di Gunungkidul Tetap Stabil Jelang Ramadan

Hal itu bertujuan agar TPID DIY juga mengetahui bagaimana persediaan bapok di Gunungkidul, apakah masih mencukupi kebutuhan.

Manakala ada komoditas bapok yang menipis, Johan mengatakan akan segera mengajukan laporan adanya kekurangan ke TPID DIY.

Nantinya mereka akan membantu memenuhi kekurangan tersebut.

"Nanti TPID DIY akan mengupayakan distribusi pasokan dari daerah penghasil untuk menutupi kekurangan bapok," jelasnya.

Johan pun mengharapkan tidak terjadi lonjakan harga bapok saat Ramadan nanti.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved