Breaking News:

Bisnis

Daya Beli Masih Lemah, Harga Bapok di Gunungkidul Tetap Stabil Jelang Ramadan

Hingga dua pekan menjelang Ramadan, harga bahan pokok (bapok) di Gunungkidul masih terpantau stabil.

TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Lapak daging ayam di Pasar Argosari Wonosari, Gunungkidul. Lantaran daya beli masih lemah, harga bapok tetap terpantau stabil meski sudah mendekati Ramadan. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Hingga dua pekan menjelang Ramadan, harga bahan pokok (bapok) di Gunungkidul masih terpantau stabil.

Kondisi ini berbeda dengan periode sebelumnya, di mana harga mulai meningkat jelang Ramadan.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul, Yuniarti Ekoningsih mencontohkan harga daging ayam yang hanya mengalami kenaikan tipis.

"Sebelumnya di kisaran Rp33.500,00, sekarang ini naik sedikit jadi Rp34.000,00 per kilogram (kg)," kata Yuni pada wartawan, Selasa (30/03/2021).

Menurutnya, selisih harga tersebut masih terbilang kecil.

Baca juga: Dinkop Gunungkidul Menanti Instruksi Pusat untuk Penyaluran BPUM 2021

Pasalnya saat menjelang Ramadan tahun lalu, harga daging ayam sudah mengalami kenaikan menjadi Rp 40 ribu per kg.

Harga stabil juga terpantau terjadi pada gula pasir, beras, dan telur ayam.

Yunu mengungkapkan gula di kisaran Rp12.400,00 per kg; telur ayam Rp22.000,00 per kg; dan beras mulai dari Rp9.700,00 hingga Rp11.600,00 per kg.

"Hanya cabai rawit merah yang masih stabil tinggi, di kisaran Rp 120 ribu sekilo," ungkapnya.

Menurut Yuni, stabilnya harga bapok di pasaran saat ini karena daya beli masyarakat yang masih lemah.

Halaman
12
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved