Penyakit Diabetes

Perbedaan Kencing Manis dan Diabetes yang Perlu Dipahami

Kencing manis sering kali dikaitkan dengan Diabetes, banyak masyarakat yang menganggap bahwa kencing manis adalah nama lain dari Diabetes

Tayang:
Editor: Rina Eviana
https://pixabay.com
Ilustrasi tes gula darah. 

Tribunjogja.com -Kencing manis sering kali dikaitkan dengan Diabetes, banyak masyarakat yang menganggap bahwa kencing manis adalah nama lain dari Diabetes dengn kondisi yang sama persis.

Diabetes adalah kondisi ketika kandungan gula darah berlebihan yang bisa diketahui hanya dengan melakukan tes darah di lab.

Sebenarnya apakah teori tersebut benar? Dr. Herry Nursetiyanto dari Mayapada Hospital menjelaskan dalam program Sonora Talkshow di Radio Sonora FM.

Ilustrasi tes gula darah.
Ilustrasi tes gula darah. (https://pixabay.com)

Pihaknya menyatakan bahwa kencing manis adalah kondisi ditemukannya kandungan gula dalam cairan urine yang biasanya membuat kecing tersebut dikerubungi oleh semut.

“Sebenarnya muncul karena memang dalam urine itu ditemukan kadar gula yang harusnya tidak ada. Ditemukan di urine dan cukup terdeteksi, bahkan kalau di daerah yang jauh dari fasilitas kesehatan, pasien itu bilang kalau buang air kecil dirubungi semut,” ungkap dr. Herry menjelaskan.

Baca juga: Gejala-gejala yang Muncul pada Tubuh, Pertanda Gula Darah Anda Terlalu Tinggi

Ketika dites memang di dalam urine tersebut terdapat gula darahnya, kondisi inilah yang kemudian dikenal dengan sebutan kencing manis.

Meski demikian, dr. Herry menyebutkan bahwa orang yang mengalami kencing manis belum tentu mengalami diabetes dalam kadar yang berat.

“Mengenai berat atau ringannya sih, enggak ada hubungannya. Pokoknya kalau sudah ada gula darah di dalam urine, artinya kadar gula darahnya meningkat di atas normal, gitu saja,” sambungnya memaparkan.

Ilustrasi diabetes, pengukuran gula darah
Ilustrasi diabetes, pengukuran gula darah (stevepb via pixabay)

Kondisi kencing manis ini tidak bisa dijadikan sebagai patokan seseorang mengalami diabetes, karena yang harus menjadi patokan adalah pemeriksaan gula darah yang dilakukan dilaboratorium atau yang diambil dari jari yang bisa dilakukan di rumah.

Baca juga: Inilah Kondisi Diabetes yang Bisa Mengancam Jiwa, Saat Gula Darah Tak Terkendali

Sebelumnya, dr. Herry menjelaskan secara sederhana bahwa diabetes ini adalah sebuah penyakit atau kelompok gejala yang muncul karena adanya peningkatan kadar gula yang di atas normal.

“Jadi ada gejala yang muncul akibat gula darah yang tinggi, sebabnya karena produksi insulin dari pankreas jumlahnya sedikit atau bahkan tidak ada, dan kerjanya juga kurang baik,” papar dr. Herry.

Pihaknya juga menjelaskan, salah satu tandanya adalah gula darah yang di atas 200 yang menetap hampir sepanjang waktu, sehingga menimbulkan komplikasi dalam jangka panjang.

Gejala Diabetes tahap awal

Penyakit Diabetes adalah penyakit yang banyak menyerang orang Indonesia. Sering disebut sebagai ibunya penyakit, setiap orang harusnya waspada dan melakukan deteksi dini gejala penyakit Diabetes  agar bisa diobati.

Sebuah laporan memprediksi pada 2030 mendatang, jumlah penderita Diabetes bisa mencapai lebih dari 21 juta jiwa. Kondisi ini tentu perlu menjadi perhatian bersama.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved