Breaking News:

Piala Menpora 2021

PSSI Tidak Akan Selalu Transparan Soal Kasus Covid yang Menjangkit Pemain di Piala Menpora 2021

Publik sepak bola Indonesia kembali dikejutkan dengan pernyataan Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi yang mengatakan pihaknya tidak akan serta merta

freepik
Ilustrasi bola 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Publik sepak bola Indonesia kembali dikejutkan dengan pernyataan Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi yang mengatakan pihaknya tidak akan serta merta transparan soal Covid-19 yang menjangkiti para pemain dan ofisial tim di turnamen Piala Menpora 2021.

"PSSI akan transparan, tapi di sepak bola ada yang rahasia juga," kata Yunus saat diwawancarai di Mata Najwa, Rabu (23/3/2021).

Ia menuturkan, informasi yang akan disampaikan ke publik mengenai Covid-19 yang ada di pusaran Piala Menpora, jika itu dianggap penting.

Baca juga: Cerita Pak Sim, Pria Asal Magelang yang Hilang 30 Tahun Hingga Dikira Meninggal, Kembali ke Rumahnya

"Jika nanti ada yang terpapar saat Piala Menpora, kita sampaikan ke publik, tapi kalau itu penting," ujarnya.

Yunus kemudian menambahkan, PSSI tidak melihat adanya aturan yang mengharuskan kasus Covid-19 diumumkan secara terbuka, hal ini juga berkaitan dengan informasi soal pelatih Timnas, Shin Tae-yong yang awalnya tidak jelas terpapar Covid-19 atau tidak.

"Bukannya kita tidak mau buka, tapi kalau tidak ada yang minta, buat apa? toh akhirnya kita bisa selesaikan semuanya," ucap Yunus.

Di sisi lain, dugaan ofisial tim PSS Sleman terpapar Covid-19 kembali mencuat, informasi yang didapat Tribun Jogja adalah istri dari pelatih fisik PSS Sleman telah melapor jika dirinya dan suami telah terpapar, dan sekarang sedang isolasi mandiri.

Diduga, pelatih fisik PSS Sleman terpapar pertama kali ketika berada di hotel yang sebelumnya ditempati, lantaran terinfeksi dari rekannya, pelatih kiper Super Elang Jawa.

Baca juga: Koalisi Mahasiswa Pertanian Datangi Kantor Dewan, Ketua DPRD DIY Kecam Rencana Impor Beras

Menurut informasi, kasus itu terjadi saat PSS Sleman berada di hotel kawasan Pasteur, Bandung.

Namun sekarang para penggawa telah dipindahkan ke hotel daerah Citarum, Bandung.

Namun jika mengacu pada pernyataan tim dokter PSS Sleman, mereka membantah ada ofisial tim terpapar Covid-19.

Jika dilihat, informasi ini bisa saja menjadi bumerang dan merugikan bagi PSS Sleman, apabila di kemudian hari terbukti ofisial timnya terpapar namun ditutupi. (tsf)

Penulis: Taufiq Syarifudin
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved