Breaking News:

Pemkab Klaten Targetkan Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Sebesar Rp 26 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten melalui Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Klaten menargetkan pencapaian pendapatan

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Ilustrasi Berita Klaten 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten melalui Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Klaten menargetkan pencapaian pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor pajak khususnya  Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp 26 Miliar di tahun 2021.

Kepala BPKD Klaten Muhammad Himawan mengatakan untuk mencapai PPB sesuai target, pihaknya telah merumuskan sejumlah cara salah satunya melalui aplikasi Bimaqris kerja sama Pemkab Klaten dengan Bank Jateng.

"Sistim pembayaran sekarang ini lebih mudah.  Masyarakat mulai biasa dengan pembayaran non tunai. Pemerintah sendiri juga mulai beradaptasi dan mempermudah pembayaran PBB khususnya secara non tunai dengan aplikasi Bimaqris," katanya Senin (22/3/2021).

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Bakal Perluas Basis Data Vaksinasi, Hingga Menyasar Keluarga Penerima

Menurutnya, aplikasi Bimaqris ini cukup mudah untuk digunakan. Masyarakat cukup browser di internet lalu ikuti semua tahapannya.

"Saat ini sosialisasi aplikasi Bimaqris terus kami lakukan. Kepatuhan membayar PBB ini, kami harapkan juga dilakukan para ASN sebagai tokoh kepatuhan dalam membayar PBB. Apalagi caranya sekarang lebih mudah cukup dengan handphone," katanya.

Ditambahkan Himawan aplikasi Bimaqris tersebut juga bisa diakses oleh wajib pajak yang berada di luar kota. Dengan potensi PBB Rp38 miliar diharapkan target Rp 26 miliar bisa dilampaui.

Baca juga: Bangun Taman Budaya Taraf Internasional, Bupati Bantul Sebut Bisa Bangkitkan Ekonomi Bantul Barat

Langkah pembayaran PBB non tunai yang dimulai 2021, diharapkan bisa menjadi akselerasi percepatan pencapaian target.

"Aplikasi Bimaqris ini bebas biaya administrasi. Ini menguntungkan bagi wajib pajak. Selain pembayaran non tunai seperti  OVO, Gopay, E-Bima, LinkAja, Danaku, masyarakat juga bisa melakukan pembayaran tunai melalui Alfamart, Indomaret atau kantor pos," tandasnya. (Mur)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved