Nasional

Pemerintah Tak Larang Warga Mudik Lebaran 2021, Tapi Siapkan Prokes Khusus

Perayaan Idul Fitri 1442 atau 2021 kemungkinan besar masih akan dilaksanakan dalam situasi pandemi covid-19.

Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Menhub, Budi Karya Sumadi beserta jajarannya melakukan peninjauan progres pembangunan jalur KA Bandara YIA pada Jumat (12/3/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Perayaan Idul Fitri 1442 atau 2021 kemungkinan besar masih akan dilaksanakan dalam situasi pandemi covid-19.

Sebab, sampai saat ini kasus penularan virus corona di Indonesia masih cukup tinggi meski program vaksinasi covid-19 sudah berjalan.

Perayaan Idul Fitri tentunya sangat identik dengan budaya mudik.

Terus bagaimana dengan perayaan Idul Fitri 1442 hijriyah tahun ini ya?

Apakah pemerintah akan tetap melarang warga untuk mudik lebaran ya?

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, pemerintah tidak akan melarang masyarakat untuk mudik pada Lebaran 2021.

Hal tersebut ia sampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR, Selasa (16/3/2021) yang membahas sejumlah hal, salah satunya kesiapan transportasi untuk arus mudik dan arus balik Lebaran 2021.

"Hal pertama yang bisa kami ungkapkan terkait mudik 2021. Pada prinsipnya, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan tidak melarang (mudik)," kata Budi dalam rapat kerja yang dipantau secara daring.

Baca juga: KPK Kembali Panggil Sekda DIY ke Gedung Merah Putih untuk Usut Dugaan Korupsi Mandala Krida

Ia melanjutkan, tak dilarangnya mudik karena akan ada mekanisme protokol kesehatan ketat yang disusun bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

Salah satunya, Kemenhub dan Satgas Covid-19 akan berkoordinasi dalam hal tracing kepada masyarakat yang bepergian.

"Kementerian Perhubungan sebagai koordinator nasional angkutan lebaran, berharap penuh agar kegiatan mudik berjalan dengan baik.

Oleh karenanya saya mengajak kepada bapak Ketua Komisi dan anggota untuk memantau persiapan mudik dan juga memantau proses mudik itu sendiri," jelasnya.

Kendati demikian, Budi menegaskan bahwa Kemenhub juga tetap memperhatikan isu strategis yang muncul apabila mudik dilaksanakan.

Pertama, ia menyebut akan adanya lonjakan pergerakan orang.

Terlebih, program vaksinasi Covid-19 yang sudah berjalan semakin membuat hasrat bepergian masyarakat tak terhindarkan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved