Breaking News:

Jawa

Dua Makam di Desa Klaten Ini Ikut Diterjang Proyek Tol Yogyakarta-Solo

Desa Kranggan akan melaksanakan prosesi pemindahan makan sesuai dengan norma-norma dan adat yang berlaku di daerah tersebut.

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Penampakan patok tol Yogyakarta-Solo yang berada di sekitar makam yang ikut terdampak di Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Selasa (16/3/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Dua Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berada di Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten ikut diterjang proyek jalan tol Yogyakarta-Solo.

Selain dua TPU, juga terdapat satu masjid, satu musala dan satu sekolah dasar (SD) yang sudah tidak aktif ikut diterjang proyek trans Jawa itu.

Kepala Desa Kranggan, Gunawan Budi Utomo mengatakan jika di desa yang ia pimpin terdapat sekitar 131 bidang tanah yang terdampak tol Yogyakarta-Solo.

Baca juga: Cerita Warga Klaten Penerima UGR Tol Yogya-Solo, Mau Naik Haji Sekeluarga hingga Beli Sawah Lagi

"Dari jumlah 131 bidang itu, terdapat 8 bidang tanah yang masuk kas desa seperti tanah pemakaman, sekolah dan masjid musala," ujarnya saat berbincang dengan Tribunjogja.com di sela-sela musyawarah ganti kerugian tanah terdampak tol di kantor desa setempat, Selasa (16/3/2021).

Menurutnya, luas 8 bidang tanah kas desa yang terdampak pembangunan tol Yogyakarta-Solo di Desa Kranggan mencapai 8.000 meter persegi.

"Paling banyak terdampak di desa ini adalah lahan persawahan. Tapi ada juga bangunan milik warga yang tersebar di dua RT yakni RT 14 dan 9" ungkapnya.

Ia mengatakan, untuk proses pemindahan tempat pemakaman yang ikut diterjang tol, pihaknya sudah menyiapkan tanah penggantinya.

Baca juga: Rp308 Miliar Uang Ganti Rugi Tol Yogyakarta-Solo Guyur Enam Desa di Klaten

"Kita sudah siapkan tanah pengganti makam itu. Tempatnya tidak jauh dari lokasi lamanya di daerah RT 15 Sorogenen," jelasnya.

Diakui Gunawan, pihaknya juga akan melaksanakan prosesi pemindahan makan sesuai dengan norma-norma dan adat yang berlaku di daerah tersebut.

"Nanti kita libatkan semua pihak. Yang jelas nanti jika makamnya nanti ada pakai batu nissan kitabganti lagi sesuai persisnya," imbuh dia. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved