Breaking News:

Jawa

Rp308 Miliar Uang Ganti Rugi Tol Yogyakarta-Solo Guyur Enam Desa di Klaten

Tanah yang terdampak tol Yogyakarta-Solo yang tersebar di enam desa itu jika ditotal berjumlah seluas 41,6 hektare.

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
seorang warga Desa Kahuman, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten berfoto usai menerima pembayaran ganti kerugian tanah terdampak tol Yogyakarta-Solo di Klaten, Rabu (3/3/2021) lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sebanyak Rp308 miliar uang ganti rugi (UGR) pembangunan proyek tol Yogyakarta-Solo di Kabupaten Klaten mengguyur enam desa di dua kecamatan.

Hal itu dipaparkan oleh Staf Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) jalan tol Yogyakarta-Solo di Klaten, Christian Nugroho saat berbincang dengan Tribunjogja.com, Jumat (12/3/2021).

Ia menjelaskan, untuk tahap pertama pembayaran UGR telah memasuki enam desa yakni, Desa Sidoharjo, Polan, Kapungan, Kahuman yang masuk kedalam Kecamatan Polanharjo, serta Desa Sidomulyo dan Mendak yang masuk wilayah Kecamatan Delanggu.

Tanah yang terdampak tol Yogyakarta-Solo yang tersebar di enam desa itu jika ditotal berjumlah seluas 41,6 hektare.

Baca juga: Seluas 41,6 Hektare Tanah Terdampak Tol Yogyakarta-Solo di Klaten Sudah Dibebaskan

"Di Klaten sudah ada enam desa yang dibayarkan uang ganti ruginya (UGR). Totalnya seluas 41,6 hektare," ujarnya.

Menurut Christian, tanah seluas 41,6 hektare tersebut semuanya merupakan milik masyarakat.

Untuk tanah kas desa (UKD) belum dilakukan proses pembayarannya.

"Pembayaran tanah kas desa itu menunggu izin dari gubernur (Jawa Tengah)," ucapnya.

Ia menjelaskan, tanah seluas 41,6 hektare yang telah dibebaskan di enam desa di dua kecamatan itu terdiri dari 360 bidang.

Mayoritas dari 360 bidang itu merupakan lahan persawahan.

Halaman
123
Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved