Erupsi Gunung Merapi

UPDATE Gunung Merapi, Muntahkan Lava Pijar Sejauh 900 Meter Pagi Tadi

Gunung Merapi teramati mengeluarkan tiga kali guguran lava pijar pada Minggu (14/3/2021).

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
Dok BPPTKG
Foto Gunung Merapi Kamis (11/3/2021) pukul 06.05 WIB via PGM Selo. Visual Merapi tampak, suhu udara 14.0 °C, kelembaban 77 %rh, pressure 836.9 hpa, angin tenang, cuaca cerah berawan. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapi teramati mengeluarkan tiga kali guguran lava pijar pada Minggu (14/3/2021).

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida menjelaskan, guguran terpantau sepanjang periode pengamatan pukul 00.00-06.00 WIB.

"Material vulkanik mengarah ke berat daya dengan jarak luncur maksimum 900 meter," terang Hanik.

Baca juga: Info Prakiraan Cuaca BMKG Yogyakarta Hari Ini, Minggu 14 Maret 2021

Dari pengamatan visual menunjukkan bahwa puncak gunung tampak jelas dan diselimuti kabut 0-I hingga 0-III.

Tampak pula asap kawah berwarna putih  dengan intensitas sedang hingga tebal dari gunung setinggi 2.968 mdpl tersebut .

"Tinggi asap kawah sekitar 400 meter di atas puncak kawah," urainya.  

Hanik melanjutkan, cuaca sepanjang periode pengamatan meliputi cerah, berawan, dan mendung. 

Angin bertiup lemah, sedang, hingga kencang ke arah timur dan barat. Suhu udara 13-23 °C, kelembaban udara 70-86 %, dan tekanan udara 568-708 mmHg.

Hanik kemudian merinci aktivitas kegempaan yang tercatat seismogram. Yakni gempa guguran 26 kali, gempa hembusan empat kali, dan gempat fase banyak dua kali.

Menilik perkembangan aktivitas Gunung Merapi, BPPTKG masih menetapkan status siaga atau level III.

Baca juga: Sederet Hewan yang Mungkin Pernah Anda Jumpai di Mimpi Lengkap dengan Tafsirnya, Ada Kabar Baik

Sedangkan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km. 

Lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

"Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali," jelasnya. (tro)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved