Kisah Inspiratif
Supir Truk Asal Gunungkidul Banting Setir Buat Miniatur Mobil dari Kayu
Kini, ruang tamu rumahnya dijadikan pajangan belasan miniatur mobil berbagai jenis dan ukuran.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
Sebelumnya pola ia gambar terlebih dahulu untuk memastikan bentuknya.
Ada beragam kendaraan yang dibuat, mulai dari bus, truk, sedan bahkan mobil antik.
Lalu miniatur mulai ia rakit memanfaatkan media papan kayu.
"Kayunya saya ambil dari bahan limbah, seperti kayu Jati Belanda," jelas Mugiyono.
Selesai merakit, produk buatannya itu ia promosikan lewat media sosial.
Tak dinyana, hasil karyanya itu menarik minat orang.
Satu per satu miniatur pun mulai laku terjual.
Kini, ruang tamu rumahnya dijadikan pajangan belasan miniatur mobil berbagai jenis dan ukuran.
Sementara proses pembuatan ia lakukan di samping rumahnya yang merupakan bekas garasi.
Baca juga: Efektifkan Screening, Ponpes Darul Quran Gunungkidul Manfaatkan GeNose UGM
"Harganya antara Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu per unit," kata pria yang tinggal di Pedukuhan Wukirsari, Kalurahan Baleharjo, Wonosari ini.
Mugiyono mengaku sangat bersyukur karena masih tetap diberi kesempatan untuk menghasilkan sesuatu.
Apalagi kini ia tetap bisa menghidupi istri dan anak-anaknya.
Menurutnya, apa pun akan dilakukan demi bertahan hidup bersama keluarganya.
Terutama membiayai satu orang anaknya yang masih di bangku SD.
Sedangkan 3 anak lainnya kini juga sudah bekerja.
"Saya percaya, jika ada kemauan pasti diberi jalan keluar," kata Mugiyono.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/supir-truk-asal-gunungkidul-banting-setir-buat-miniatur-mobil-dari-kayu.jpg)