Breaking News:

Pengakuan Menantu yang Tega Racuni Mertua hingga Tewas, Berikut Kronologi dan Keterangan Polisi

Polisi membenarkan adanya kasus pembunuhan yang dilakukan menantu terhadap mertuanya sendiri di Desa Lebung Itam, Ogan Komering Ilir

ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Seorang menantu nekat membunuh mertuanya gara-gara sering dimarahi.

Pelaku nekat menghabisi nyawa korban dengan memberi racun biawak ke makanan mertuanya.

Selain itu, tiga ekor kucing peliharaan juga mati.

Rasa kesal dan amarah yang memuncak, dapat membuat seseorang menjadi gelap mata.

Seperti yang dilakukan salah seorang ibu rumah tangga (IRT) yang diduga menyajikan makanan beracun bagi keluarga.

Baca juga: Misteri Pembunuhan Dalang Ki Anom Subekti Terkuak, Ini Pengakuan dan Motif Si Pelaku

Baca juga: Demi Mempertahankan Kehormatan, Gadis 15 Tahun di NTT Bunuh Kerabat yang Hendak Merudapaksanya

Makanan beracun ini dicampurkan dalam menu ikan pindang salai yang diberikan khusus untuk mertuanya lantaran karena persoalan sakit hati.

Dilaporkan bahwa akibat makanan beracun ini, seorang korban berinisial Noni (61) meninggal dan juga beberapa ekor kucing ditemukan mati.

Kapolres Ogan Komering Ilir, AKBP Alamsyah Pelupessy, membenarkan adanya kasus pembunuhan yang dilakukan menantu terhadap mertuanya sendiri di Desa Lebung Itam, Kecamatan Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir.

"Diduga korban meninggal dengan mulut mengeluarkan busa usai menyantap makanan yang disajikan oleh menantunya sekitar jam 11.00 Wib tadi siang, dan di luar rumah ditemukan 3 ekor kucing yang ikut mati," ujarnya saat dikonfirmasi langsung, Minggu (7/3/2021) malam.

Dewi Asmara (45), tersangka yang meracuni mertuanya dan barang bukti telah berhasil dibawa ke Mapolsek Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir.
Dewi Asmara (45), tersangka yang meracuni mertuanya dan barang bukti telah berhasil dibawa ke Mapolsek Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir. (dok.istimewa)

Menurut Kapolres, motif yang dilakukan akibat pelaku yang sakit hati terhadap korban yang sering memarahinya.

Halaman
12
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved