Serie A
INTER MILAN: Inilah Pemain Kreatif yang Dibutuhkan Nerazzurri Saat Melawan Atalanta
Setelah kembali ke peforma terbaik, gelandang Inter Milan Christian Eriksen telah menjadi kreator bagi tim asuhan Antonio Conte.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
“Jadi seragam pertama yang pernah saya miliki adalah seragam Divino Codino.”
Baggio menghabiskan dua musim di Inter dari 1998 hingga 2000, mencetak 17 gol dalam 59 penampilan untuk Nerazzurri.
Eriksen kemudian mengalihkan perhatiannya pada dampaknya di Derby della Madonnina , dengan tendangan bebas yang menakjubkan di menit-menit akhir memastikan kemenangan 2-1 dalam pertandingan sengit melawan Milan di Stadio Giuseppe Meazza.

“Mencetak gol selalu memiliki perasaan yang spesial dan unik. Melakukannya di derby itu luar biasa, tendangan bebas itu sempurna untuk saya. Itu adalah momen yang luar biasa,” pungkas pemain berusia 29 tahun itu.
Sementara saat ditanya skuad impin Inter Milan, Eriksen pun memberikan jawaban.
“Di posisi kiper ada Julio Cesar, kemudian Chivu, seorang bek berkelas. Cambiasso, master di lini tengah.
Baca juga: Liverpool vs Fulham: Pernyataan Klopp soal Perburuan Trofi Liga Inggris
“Kemudian Sneijder memiliki visi permainan, teknik dan kemapuan tendangan yang luar biasa. Setelahnya ada Baggio, idola dai Ayahku dan saya sangat mengaguminya sejak usia kecil.”
Eriksen bergabung dengan Inter dari klub Liga Premier Tottenham Hotspur pada Januari 2020 dan telah mencetak lima gol dalam 48 penampilan untuk Nerazzurri.
Enam pertandingan terakhir Inter di semua kompetisi, dengan penampilan terbarunya terjadi dalam kemenangan 2-1 hari Kamis atas Parma di Serie A.
Eriksen yang sebenarnya

Kebangkitan Christian Eriksen di Inter Milan seharusnya tidak dilihat sebagai kejutan, menurut mantan bek Nerazzurri Thomas Helveg.
Eriksen bergabung dengan Inter pada jendela transfer 2019-20 Januari tetapi sangat kesulitan untuk memaksakan diri dalam waktu yang sangat lama.
Bahkan ada rumor kuat bahwa ia akan dipinjamkan kembali ke Liga Premier pada Januari.
Namun pemain berusia 29 tahun itu tetap bertahan dan telah benar-benar membalikkan keadaan untuk dirinya sendiri, dengan laporan di media kemarin menyatakan Eriksen telah menjadi 'pangeran' lini tengah Antonio Conte.
"Saya katakan itu hanya masalah waktu untuk melihat Eriksen yang sebenarnya," kata mantan pemain internasional Denmark, Helveg.
Baca juga: Jadwal Liga Spanyol: Link Streaming La Liga Atletico Madrid vs Real Madrid - Duel Adu Gengsi