Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Pelaku UMKM Olahan Cabai di Kulon Progo Harus Memutar Otak

Kenaikan harga cabai rawit merah yang kian meroket menjadikan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di bidang olahan cabai di Dusun Kretek

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Sri Cahyani Putri
Pemilik UMKM Sambal Nyoss, Titin Kusnawati sedang memamerkan produk olahan cabai. 

"Ya perbandingannya bisa 1:5 lah untuk olahan bon cabai," ucapnya. 

Adapun berbagai olahan cabai itu dipasarkan melalui toko berjejaring yang berada di Kulon Progo

Hanya saja, untuk pemasaran di beberapa mitra yang berada di Kota Yogyakarta terpaksa menghentikan kontrak kerjasamanya. 

Baca juga: 8 SHIO Ini Perlu Hindari Hal-hal Toxic di Kantor, Jangan Kemakan Omongan Orang Ya!

Dikarenakan penjualan sepi selama pandemi Covid-19 melanda. 

Selain itu juga disebabkan berpindahnya operasional penerbangan yang semula di Bandara Adisutjipto, Maguwoharjo Sleman ke Yogyakarta Internasional Airport (YIA) Temon, Kulon Progo

"Apalagi bandara sekarang sudah pindah di YIA otomatis toko oleh-oleh di Kota Yogyakarta agak sepi," kata Titin. 

Terlebih ia juga memprediksi kenaikan harga cabai rawit merah terjadi cukup lama karena curah hujan tinggi sehingga menjadikan perawatan cabai sedikit susah. (scp)

Lihat juga:

 

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved