Berita Kesehatan
Efek Terlalu Banyak Makan Jeroan : Dari Asam Urat, Kolesterol Hingga Diabetes
Kebiasaan terlalu banyak makan jeroan bisa menimbulkan berbagai efek samping berbahaya bagi kesehatan.
TRIBUNJOGJA.COM - Anda sebaiknya waspada dan mulai memeriksa tubuh jika Anda termasuk orang yang menyukai menu jeroan.
Bukan tanpa sebab, karena kebiasaan terlalu banyak makan jeroan bisa menimbulkan berbagai efek samping berbahaya bagi kesehatan.
Memang tidak semuanya negatif, makan jeroan juga beberapa di antaranya bisa memberikan manfaat.
Baca juga: Khasiat Makanan Berserat : Melawan Diabetes, Kolesterol Hingga Penyakit Jantung
Manfaat konsumsi jeroan
Mengonsumsi jeroan dalam jumlah wajar sebenarnya dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan.
Hal ini dikarenakan, jeroan mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.
Melansir Buku 35 Resep Masakan Olahan Hati & Ampela Ayam (2010) oleh Lilly T. Erwin, jeroan merupakan bahan pangan yang mengandung cukup banyak gizi, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.
Vitamin yang terdapat pada jeroan adalah vitamin B kompleks, vitamin A, vitamin B12, dan asam folat.
Untuk mineral, ada zat besi, kalsium, kalium, magnesium, fosfor, dan seng yang terkandung di dalam jeroan.
Kandungan vitamin B12 pada jeroan sebenarnya dapat mengurangi potensi gangguan sistem kerja sel-sel saraf sehingga mampu mengoptimalkan fungsi sel-sel saraf, termasuk menurunkan risiko terjadinya gangguan memori pada otak.
Sementara itu, kandungan seng dan vitamin A pada jeroan, khususnya hati, baik untuk memelihara kesehatan jaringan epitel, termasuk endothelium pembuluh darah.
Kandungan asam folat dan zat besi juga menjadikan jeroan baik untuk mencegah anemia.
Baca juga: Kolesterol Tinggi Memang Berbahaya Tapi Anda Bisa Mengendalikannya
Bahaya konsumsi jeroan terlalu sering
Terlepas dari semua keunggulan tersebut, jeroan sering pula dianggap sebagai musuh kesehatan. Hal itu memang bisa terjadi apabila jeroan dimakan terlalu sering atau terlalu banyak.
Berikut ini beberapa bahaya dari terlalu sering mengonsumsi jeroan: