Begini Kata Bank Soal PPnBM Kendaraan, DP 0% KPR, dan PPN 100% Rumah

Bank Mandiri mengapresiasi program DP nol persen guna meningkatkan minat masyarakat untuk mengajukan KPR.

Editor: Sigit Widya
shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Untuk merangsang perekonomian nasional, pemerintah menggelontorkan aneka stimulus, termasuk ke sektor properti, dengan memberlakukan potongan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) hingga 100 persen.

Diskon PPN 100 persen berlaku untuk rumah dengan harga maksimal Rp2 miliar, sedangkan rumah berharga Rp2 miliar hingga Rp5 miliar mendapatkan potongan PPN 50 persen.

Bank Indonesia bahkan menerapkan relaksasi relaksasi loan to value (LTV) hingga 100 persen untuk kredit pemilikan rumah (KPR) perbankan.

Dengan kata lain, bank boleh menerapkan uang muka alias down payment (DP) hingga nol persen.

PT Bank Mandiri Tbk menilai, berbagai stimulus dari pemerintah bisa menggairahkan sektor properti.

Baca juga: Terkait Diskon Tarif PPnBM untuk Kendaraan Baru, Dealer Mobil Yakin Akan Dongkrak Penjualan

Baca juga: Ini Syarat Dapatkan Diskon PPN Rumah Tapak dan Rusun Hingga 100%

EVP Micro & Consumer Finance Bank Mandiri, Josephus Koernianto Triprakoso, menyatakan, kebijakan pemerintah di sektor properti akan mendorong pertumbuhan KPR.

Bank Mandiri mengapresiasi program DP nol persen guna meningkatkan minat masyarakat untuk mengajukan KPR.

Namun, ia mengingatkan, limit KPR yang lebih besar tentu memiliki konsekuensi pembayaran angsuran yang lebih besar pula.

“Kami akan tetap selektif dan melihat kemampuan keuangan nasabah, terutama kondisi ekonomi yang masih dalam tahap awal rekoveri,” ujar Josephus kepada Kontan.co.id, Senin (1/3/2021).

Ia melihat selama pandemi Covid-19 masih ada pangsa pasar KPR yang tumbuh, yakni kalangan first home buyer berusia 20 tahun hingga 30 tahun.

Baca juga: Pemerintah Akan Berikan Relaksasi KPR DP 0 Persen untuk Geliatkan Sektor Properti

Baca juga: Syarat Ajukan KPR Bersubsidi Tahun 2021, Berminat? Berikut Dokumen yang Harus Disiapkan

“Mereka memang mencari rumah kisaran harga Rp250 juta hingga Rp1 miliar untuk kemudian ditinggali bersama keluarga," katanya.

Melihat perkembangan itu, setahun terakhir Bank Mandiri melihat tren pengembang properti fokus untuk membangun rumah sesuai pasar tersebut.

"Kami melihat tren positif itu akan berlanjut pada 2021,” ucapnya.

Bank Mandiri pun memproyeksibisnis KPR bisa tumbuh di kisaran 20 persen hingga 30 persen sepanjang 2021.

Halaman
123
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved