ADVERTORIAL
Politeknik LPP Yogyakarta Tandatangani MoU dengan APROBI dan APOLIN
Harapannya dunia industri bisa semakin banyak memberikan beasiswa kepada masyarakat, khususnya untuk berkuliah di Politeknik LPP.
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Politeknik LPP Yogyakarta terus mengembangkan sayap dengan menjalin kerja sama dengan dunia industri.
Hari ini (Sabtu, 27/2/2021), dilakukan penandatanganan MoU Kerja Sama antara Politeknik LPP Yogyakarta dengan Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI) dan Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (APOLIN).
Direktur Politeknik LPP, Muhammad Mustangin, mengatakan pihaknya berharap dengan dimulainya kerja sama ini kelak dapat dilakukan penyusunan kurikulum untuk Politeknik LPP yang telah disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri, utamanya APROBI dan APOLIN.
"Kedua, industri menyediakan tempat magang, sehingga sebelum masuk industri mereka (mahasiswa) punya gambaran. Dengan begitu industri tidak memerlukan pelatihan lagi, ini sebuah efisiensi juga bagi industri," tutur Mustangin ditemui di Politeknik LPP, Sabtu (27/2/2021).
Baca juga: Rencanakan Praktikum Tatap Muka Akhir Desember, Politeknik Perkebunan LPP Yogyakarta Siapkan SOP
Berikutnya, kata dia, diharapkan akan banyak dosen tamu dari industri yang akan datang ke Politeknik LPP.
"Mau tidak mau perkembangan dunia ada di industri, maka politeknik harus bisa menyesuaikan dengan industri," imbuhnya.
Kemudian, terkait beasiswa, Mustangin berharap dunia industri bisa semakin banyak memberikan beasiswa kepada masyarakat, khususnya untuk berkuliah di Politeknik LPP.
Selain itu, ia juga berharap dapat dilakukan magang dosen, sehingga apa yang diajarkan bisa inline dengan dunia industri.
Dalam kesempatan yang sama, hadir secara virtual, perwakilan Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI), Irma Rahmania, menuturkan bahwa penandatanganan MoU antara APROBI dan Politeknik LPP sangat penting dalam meningkatan keandalan lulusan LPP.
Di sisi lain, juga mendukung APROBI untuk terus melakukan pengembangan.
"Kami menyadari akan menghadapi tantangan-tantangan ke depan, namun dengan komunikasi yang baik antara kami dan LPP akan mengatasi semua permasalahan. Selamat dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan," bebernya.
Sementara itu, hadir secara virtual pula, Ketua Umum Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (APOLIN), Rapolo Hutabarat, mengungkapkan pembangunan manusia dalam segala aspek merupakan keharusan suatu bangsa.
Dengan dana riset yang memadai dan teknologi, kita dapat menghadapi tantangan global mendatang.
Baca juga: PKKMB Politeknik Perkebunan LPP Yogyakarta Diikuti 337 Mahasiswa Secara Daring
"Kami mengajak seluruh elemen bangsa ini, terutama perguruan tinggi, untuk secara bersama-sama mencari, menggali, dan mengembangkan berbagai teknologi unggul," bebernya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/politeknik-lpp-yogyakarta-tandatangani-mou-dengan-aprobi-dan-apolin.jpg)