Media Sosial
Tips Memilah Konten Baik dan Toxic di Media Sosial Agar Mental Sehat, Begini Caranya
Tips Memilah Konten Baik dan Toxic di Media Sosial, Agar Lebih Sehat Mentalmu, Begini Caranya
Sedangkan cara termudah sekaligus paling sulit dilakukan adalah dengan meninggalkan media sosial, baik untuk sementara saja hingga kondisi kita membaik atau betul-betul berhenti bermain media sosial.
Kalau sudah terlalu toxic dan berasa diri kita jadi terlalu tertekan karenanya, kita bisa log out dulu dari media sosial dan lebih menikmati hidup dengan melakukan kegiatan sehari-hari yang enggak melibatkan platform tersebut.
Meditasi juga bisa kita lakukan untuk membuat diri lebih rileks, tenang, dan mengalihkan pikiran dari konten-konten media sosial yang enggak sehat.
Meditasi sangat membantu kita memperbaiki stres kalau sedang jenuh dengan kehidupan.
Dengan bermeditasi pula kita bisa membawa diri lebih positif dalam menghadapi lingkungan, termasuk saat terpapar konten di media sosial, misalnya dengan mengubah dan menemukan pemicu perasaan negatif yang muncul ketika kita mengakses konten-konten tertentu.
Pada dasarnya, kita memiliki proses pemikiran negative bias atau mekanisme pertahanan yang membuat kita cenderung lebih jeli mengidentifikasi hal-hal negatif dibanding positif demi melindungi diri kita.
Bias inilah yang bisa kita atur ulang supaya lebih mengarah pada hal positif melalui meditasi.
====
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Banyak Konten Toxic di Media Sosial? Begini Tips Menghindarinya!"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jungin-ah-maafkan-aku-muncul-atas-rekomendasi-asosiasi-pencegahan-pelecehan-anak-korea.jpg)