Breaking News:

Yogyakarta

Pemeriksaan Saksi Kasus Mandala Krida, KPK Kembali Panggil Sekda DIY Usai Mantan TAPD DIY Diperiksa

Pemeriksaan terhadap Prambudi Setiono saat ini berkaitan dengan dokumen perencanaan pembangunan stadion Mandala Krida 2016-2017.

TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Satu di antara saksi yang diperiksa KPK terkait kasus dugaan korupsi Stadion Mandala Krida, Prambudi Setiono meninggalkan ruang pemeriksaan, Rabu (24/2/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sekitar pukul 15.31 satu persatu saksi dalam kasus dugaan penyimpangan pembangunan Stadion Mandala Krida tahun anggaran 2016-2017 yang kini diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai meninggalkan ruang pemeriksaan di Satreskrim Polres Sleman, Rabu (24/2/2021).

Satu di antara saksi yang berhasil di wawancarai Tribunjogja.com, Prambudi Setiono mengungkapkan, pemeriksaan terhadap dirinya saat ini berkaitan dengan dokumen perencanaan pembangunan stadion Mandala Krida 2016-2017.

Saat itu, dirinya mengaku menjadi satu dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang bertugas menyiapkan dan melaksanakan kebijakan kepala daerah dalam rangka penyusunan APBD.

Baca juga: Pemeriksaan Dugaan Korupsi Stadion Mandala Krida di Polres Sleman, KPK Kembali Panggil Edy Wahyudi

"Tugas saya waktu sebagai TAPD. Saya jelaskan tentang dokumen perencanaan dari awal sampai akhir. Saya gak tahu soal perencanaan, karena pelaksanaan ada di OPD," katanya, seusai diperiksa penyidik KPK di ruang gelar perkara Satreskrim Polres Sleman.

Ia menjelaskan, dokumen yang diminta KPK sudah diberikan seluruhnya.

Sementara yang ditanyakan penyidik KPK dalam pemeriksaan hari ini, Prambudi mengatakan pemeriksaan berupa validasi dokumen TAPD mulai dari tahun 2015 sampai 2018.

"Tapi saya gak pernah tahu pelaksanaannya. Ada masalah apa gak tahu. Tapi soal anggaran saya tahu semua, pengajuan dari dinas ke kami, berdasarkan dokumen yang lengkap, ada berita acara semua," jelasnya.

Dalam pemeriksaan kali ini, dirinya dihadapkan dengan sejumlah pertanyaan terkait hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal penyediaan anggaran.

"Angka yang saya sebutkan kira-kira hampir sama sih," jelas pria yang kini menjabat sebagai Kepala Subbidang Sosial Budaya dan Bidang Anggaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) DIY.

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Stadion Mandala Krida, Mantan Inspektorat DIY Diperiksa KPK

Saat ini proses pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang di panggil KPK dalam pengusutan dugaan korupsi proyek Stadion Mandala Krida masih berlangsung.

Pantauan Tribunjogja.com, sekitar pukul 15.35, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji kembali dipanggil KPK dan hadir dalam pemeriksaan hari ini.

Ia datang mengenakan batik berwarna biru dengan membawa sejumlah dokumen.

Saat ini saksi dari unsur pemerintahan DIY yang kini masih di dalam ruang pemeriksaan yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY, Mantan Kepala BPO DIY Edy Wahyudi, dan Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved