Breaking News:

Pemeriksaan Dugaan Korupsi Stadion Mandala Krida di Polres Sleman, KPK Kembali Panggil Edy Wahyudi

Edy Wahyudi sudah menjalani pemeriksaan KPK sebanyak tiga kali yakni sejak tanggal 23 November 2020 di kantor KPK dan dilanjut pada 11 Desember 2021

TRIBUNJOGJA/ Miftahul Huda
Kondisi terkini ruang pemeriksaan KPK disatreskrim Polres Sleman, Rabu (24/2/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pengusutan kasus dugaan korupsi pembangunan stadion Mandala Krida tahun anggaran 2016-2017 terus dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penyidik KPK kembali memanggil beberapa saksi yang termasuk Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) pembangunan stadion Mandala Krida pada Rabu (24/2/2021).

"Hari ini KPK kembali lakukan pemeriksaan saksi TPK Pembangunan Stadion Mandala Krida APBD Tahun Anggaran 2016-2017di pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemeriksaan dilakukan di Kantor Kepolisian Resort Sleman," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada Tribun Jogja, Rabu (24/2/2021) pagi.

Baca juga: LLDIKTI Wilayah V: Ijazah Palsu Merugikan Citra Kota Pelajar, Dapat Cek Keaslian di Tautan Ini

Dalam keterangan resminya, KPK hari ini akan memeriksa enam orang saksi terdiri dari:

1. AGUS SETIJADI SUPPORTING MARKETING PT BINATAMA AKRINDO

2. PRAMBUDI ASN DPPKA DIY

3. EDY WAHYUDI Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DI Yogyakarta

4. SRI MULYANI PNS Bappeda DIY

5. SUGIHARTO Direktur Utama PT ARSIGRAPHI

6. MULYONO KOMISARIS PT EMSA

Jika melihat awal mulai pengusutan kasus tersebut, nama Edy Wahyudi berperan penting lantaran dirinya saat itu menjabat sebagai Kepala Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY.

Baca juga: Ganjar Kaget Kompleks Kantor Gubernur Dilanda Banjir, Kenapa?

Edy Wahyudi sudah menjalani pemeriksaan KPK sebanyak tiga kali yakni sejak tanggal 23 November 2020 di kantor KPK dan dilanjut pada 11 Desember 2021, serta pemeriksaan kembali dirinya pada Rabu siang ini.

Selain menjabat Kepala BPO, Edy Wahyudi merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pembangunan stadion Mandala Krida tahun anggaran 2016-2017.

Hingga saat ini, Ali Fikri masih belum bersedia dimintai keterangan lebih lanjut terkait pemeriksaan ketiga mantan kepala BPO tersebut.

"Saya harap teman-teman media memahami ini karena KPK sedang bekerja," pungkasnya. (hda)

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved