Masih Ada Pedagang Pasar Tradisional di Sleman yang Takut Disuntik Vaksin Covid-19
Proses pendaftaran program vaksinasi coronavirus disease-2019 (Covid-19) tahap kedua, yang akan menyasar kepada para pedagang pasar
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Ia mengatakan, ada sejumlah kendala yang dihadapi dalam proses pendaftaran.
Antara lain, masih ditemukan ada pedagang yang takut untuk di vaksin, sehingga perlu mendapat edukasi dari pihak berwenang.
"Banyak (pedagang) tidak memiliki HP android. Banyak (juga) tidak membawa KTP," terangnya.
Meskipun ada sejumlah kendala dalam proses pendaftaran vaksin, pihaknya optimis, seluruh pedagang pasar di 42 pasar tradisional yang sudah diusulkan, nantinya dapat terdaftar sebagai penerima vaksin.
Pendataan termin kedua, Haris mengaku sedang dikomunikasikan dengan jajarannya yang berada di lapangan.
Pihaknya berharap, pendataan vaksin untuk pedagang dapat selesai pada akhir pekan ini.
"Ditarget sampai Jumat (26/2/2021) selesai," harapnya.
Baca juga: Jadi Venue Piala Menpora 2021, UPT Stadion Maguwoharjo Mengaku Belum Dihubungi PSSI
Sementara itu, Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo mengatakan, vaksinasi tahap kedua akan menyasar kepada seluruh pekerja pelayan publik.
Total yang akan divaksin diperluas. Jumlahnya, menurut dia, mencapai 100.000 penerima.
Termasuk di dalamnya, ada petugas pariwisata, hotel, restoran, awak media, hingga pedagang pasar.
Pelaksanaan vaksinasi akan dilaksanakan dalam beberapa termin.
"Vaksinasi tahap kedua, untuk termin pertama (sasarannya) 20.200an dulu. Itu yang sudah masuk data Pusdatin (Pusat Data dan Informasi) Kemenkes," ujar Joko.
Saat ini pendaftaran untuk termin kedua, sedang berlangsung. Pendaftaran tersebut akan ditutup pada tanggal 28 Februari 2021. (Rif)