Travel
Nikmatnya Bakso Gunung dan Bakso Mercon ala Sego Resto Patuk Gunungkidul
Mampir ke Kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran di Kapanewon Patuk, Gunungkidul tak lengkap rasanya jika belum menjelajah kuliner di sana
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Mampir ke Kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran di Kapanewon Patuk, Gunungkidul tak lengkap rasanya jika belum menjelajah kuliner di sana.
Salah satu yang layak dicoba adalah Sego Resto.
Posisi warungnya terbilang strategis, berada di pinggir jalan alternatif menuju Wonosari. Persisnya di Pedukuhan Plumbungan, Kalurahan Putat, Patuk.
Menu yang layak dicoba di sini adalah Bakso Tumpeng, Bakso Iga Mercon, dan Bakso Beranak Jeletot. Semuanya dibuat bergaya rumahan oleh pemiliknya, Trisnawati (30).
Ibu rumah tangga ini mengatakan dirinya senang memasak dan berkreasi dengan makanan. Salah satu menu pertama yang ia buat adalah Bakso Iga Mercon, yang kemudian diberikan pada para tetangganya untuk dicoba.
"Respon mereka positif, dari situ saya coba berjualan bakso tersebut," kata Trisna pada Tribun Jogja.
Usaha pun dimulai dengan membangun warung kecil di halaman rumahnya. Warung ini ia jalankan bersama suami dan kerabat keluarganya.
Baca juga: Deretan Kuliner Tradisional Khas Yogyakarta yang Kini Nyaris Punah
Baca juga: Potret Aktivitas Warga Asik Kulineran di Perlintasan Kereta Api Gamping Sleman Pada Sore Hari
Bakso racikan Trisna memang tak begitu berbeda dengan bakso pada umumnya, namun kuah kaldunya terasa begitu gurih karena menggunakan tulang iga sapi. Baksonya pun dibuat unik.
Misalnya seperti Bakso Tumpeng yang dibuat berbentuk gunung. Atau Bakso Beranak Jeletot, yang berukuran besar dan berisi bakso kecil-kecil beserta telur puyuh di dalamnya.
Saat dibelah, bakso kecil tersebut terlihat bersama sambal merah pekat dari dalamnya. Sensasi pedas cabai ditambah gurihnya kuah bakso pun menambah nikmat saat makan.
"Bakso Iga Mercon juga mirip, dari tulang iga sapi yang dibalut adonan bakso. Isi dalamnya cabai utuh, telur puyuh, hingga bakso kecil," kata ibu dua anak ini.
Secara harga, setiap porsinya pun terbilang terjangkau. Bakso dijual dengan harga mulai dari Rp 8 ribu hingga Rp 15 ribu. Tak heran, bakso buatan Trisna selalu laris terjual.
Bagi yang ingin makanan lain, Trisna pun menyediakan berbagai menu nasi (sego). Menu spesial dari sego ini adalah Ayam Ingkung dan Sego Liwet, yang diolah secara tradisional.
"Selain makan di tempat, bisa juga dipesan secara daring," katanya.
Lantaran saat ini masih pandemi, Trisna pun memastikan proses pembuatan hingga aktivitas di warung berlangsung secara steril. Masker pun selalu digunakan saat berhadapan dengan pelanggan.
Aulfa, salah satu pelanggan tetap bakso buatan Trisna menyebut menu yang disediakan sangat direkomendasikan. Terutama mengingat harganya yang sangat sesuai, baik bagi kantong hingga porsinya.
"Bakso dan kuahnya terasa gurih, suasana warungnya juga enak karena masih alami dan tenang," kata warga asal Playen ini. (Tribunjogja/Alexander Ermando)