Breaking News:

Dugaan Korupsi Mandala Krida, KPK: Dirut PT Cipta Baja Trimatra Diperiksa di Gedung Merah Putih

Hendrik Gosal selaku direktur utama PT CIPTA BAJA TRIMATRA diperiksa di gedung merah putih KPK

KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri memberi keterangan kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (23/1/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengupdate perkembangan pengusutan dugaan kasus korupsi pembangunan stadion Mandala Krida tahun anggaran 2016-2017.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, pemeriksaan kali ini ditujukan kepada Gutik Lestarna berstatus PNS Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah dan Pembiayaan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) DI Yogyakarta, Eka Yulianta Kepala Studio PT Arsigraphi, Paidi direktur III CV REKA KUSUMA BUANA, Ahmad Edi Zuhaidi direktur PT EKA MADRA SENTOSA, dan Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji.

Lima orang tersebut diperiksa penyidik KPK di Mapolres Sleman bertempat di ruang unit II Satreskrim Polres Sleman. 

Sementara satu saksi lainnya, Hendrik Gosal selaku direktur utama PT CIPTA BAJA TRIMATRA berdasarkan penuturan Ali Fikri yang bersangkutan diperiksa di gedung merah putih KPK.

Belum ada alasan yang pasti mengapa Hendrik Gosal diperiksa di tempat berbeda dari lima saksi yang dipanggil oleh KPK pada hari ini.

Baca juga: Publik Ikut Mengawasi, Pukat UGM Minta KPK Umumkan Tersangka Kasus Korupsi Stadion Mandala Krida

Baca juga: Komentar Peneliti Hicon Law and Policy Strategies Soal Dugaan Korupsi Pembangunan Mandala Krida

"Satu saksi Hendrik Gosal diperiksa di gedung merah putih. Para saksi didalami pengetahuannya terkait dugaan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan pekerjaan oleh para subkontraktor yang mengerjakan pembangunan stadion Mandala Krida APBD 2016-2017 pemerintah DIY," kata Ali Fikri kepada Tribunjogja.com, Senin (22/2/2021) malam.

Masih kata Ali, dalam pemeriksaan saksi pada hari ini, salah satu dari mereka  berhalangan hadir, sehingga KPK menjadwalkan ulang untuk pemanggilan saksi atas nama Bima Setyawan, selaku Komisaris PT Bimapatria Pradanaraya.

"Yang bersangukutan mengkonfirmasi akan hadir Selasa (23/2/2021) yaitu saksi Bima Setyawan," jelasnya.

Sementara satu saksi lagi, yaitu Ir.Agus Setiaji yang seharusnya juga turut diperiksa KPK pada hari ini, disampaikan Ali yang bersangkutan juga meminta untuk melakukan penjadwalan ulang.(Tribunjogja/Miftahul Huda)

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved