Breaking News:

Komentar Peneliti Hicon Law and Policy Strategies Soal Dugaan Korupsi Pembangunan Mandala Krida

Komentar Peneliti Hicon Law and Policy Strategies Soal Dugaan Korupsi Pembangunan Mandala Krida

Tribun Jogja/ Hasan Sakri Ghozali
Stadion Mandala Krida Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dugaan korupsi pembangunan Stadion Mandala Krida sudah diendus sejak tahun 2017.

Pada saat itu, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mensinyalir adanya kongkalikong dalam proyek renovasi yang dilelang Balai Pemuda dan Olahraga di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemda DIY yang menggunakan APBD 2016 dan 2017. 

Peneliti Hukum di Lembaga Hicon Law and Policy Strategies, Puguh Windrawan mengatakan potensi penyimpangan itu bisa terjadi karena ada dua pihak yang setuju untuk melakukan.

“Bagaimanapun, dugaan kasus korupsi terjadi karena dua belah pihak, swasta dan pemerintah tidak menolak. Jika ada yang menolak, tidak akan terjadi korupsi,” ucapnya kepada Tribun Jogja, Senin (22/2/2021).

Meski begitu, terkait apa saja yang menjadi penyimpangan dalam kasus di Stadion Mandala Krida, Puguh enggan berkomentar banyak.

Baca juga: Penjelasan KPK Soal Pemeriksaan 6 Saksi Dalam Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Stadion Mandala Krida

Baca juga: Soal Dugaan Korupsi Stadion Mandala Krida, Ini Analisa Pukat UGM

Ia mengatakan pihaknya juga sedang menunggu proses dari penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Justru yang kami soroti adalah kasus korupsi yang diungkap KPK di DIY ini menarik sebab tidak banyak kasus yang terungkap,” bebernya.

Maka, pihaknya meminta agar KPK tetap konsisten menyelidiki kasus korupsi yang merugikan negara sebesar Rp 35 miliar itu.

Ia menilai, jika kasus itu tuntas, maka nama baik KPK dan juga penyelenggara pemerintahan di DI Yogyakarta bisa menjadi baik.

“Ini wajib tuntas karena preseden baik untuk kita semua. Masyarakat Yogyakarta juga pasti akan mendukung KPK menuntaskan,” tandas Puguh. (Tribunjogja/Ardhie Indah)

Penulis: Ardhike Indah
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved