Breaking News:

Shannon Jesselyn Keluar dari Zona Nyaman

Bagi Shannon Jesselyn, motivasinya berkuliah di Program Studi Ilmu Komunikasi yang dijalaninya kini ialah demi keluar dari zona nyaman. 

Istimewa
Shannon Jesselyn 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bagi Shannon Jesselyn, motivasinya berkuliah di Program Studi Ilmu Komunikasi yang dijalaninya kini ialah demi keluar dari zona nyaman. 

Sebelumnya, Shannon merasa kurang percaya diri saat harus tampil di depan publik.

Dara kelahiran Yogyakarta, 10 Maret 2001 ini pun bertekad untuk mendobrak keterbatasannya itu. 

Baca juga: Instruksi Kapolri soal Narkoba, Polda DIY: Teknisnya Dilakukan oleh Pengawas Internal dan Provos

"Motivasi berkuliah (Ilmu Komunikasi) di awal memang karena kalau ngomong di depan publik kurang PD. Jadi agar lebih PD di depan banyak orang. Selain itu, saya juga bercita-cita menjadi PR (public relations)," kata Shannon. 

Setelah menjalani 4 semester perkuliahan hingga kini, ia pun merasa mulai ada perubahan dalam dirinya.

Terlebih, ia tidak hanya berhenti mengasah rasa percaya diri itu lewat bangku perkuliahan, melainkan juga dengan mengikuti segudang aktivitas lainnya. 

Mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta ini juga aktif menjadi freelance model hingga kini. Di samping juga bergabung dalam Himpunan Mahasiswa. 

Di ajang kontestasi, ia pernah mengikuti Emina Girl Gang Ambassador Batch 3 Tahun 2018 dan termasuk dalam perwakilan DIY, serta ia dinobatkan sebagai Cici Yogyakarta Fotogenik dalam ajang Koko Cici Yogyakarta 2018.

Sampai kini, Shannon masih tergabung sebagai anggota Ikatan Koko Cici Yogyakarta. Saat ini, ia lebih banyak berperan sebagai pembimbing. 

Baca juga: PBTY 2021 Digelar Secara Virtual, Inovasi Pariwisata DI Yogyakarta di Masa Pandemi

"Di Koko Cici kami dilibatkan dalam budaya-budaya hari besar Tionghoa, semisal Kue Bulan, Pehcun, dan Imlek. Kami ikut merayakan. Ada juga Festival Ronde di mana kami membagikan wedang ronde ke panti jompo," bebernya. 

"Saat itu mengikuti Koko Cici tahun 2018, saya masih SMA dan memberanikan diri keluar dari zona nyaman. Jadi belajar public speaking, juga belajar budaya Tionghoa," sambung anak kedua dari empat bersaudara ini. 

Ke depan, Shannon menuturkan ingin mengejar cita-citanya menjadi PR di suatu perusahaan. "Mulai semester 5 biasanya ada penjurusan minat, akan pilih yang mendukung itu," ucapnya. (uti) 

Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved