Breaking News:

PBTY 2021 Digelar Secara Virtual, Inovasi Pariwisata DI Yogyakarta di Masa Pandemi

Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) XVI 2021 resmi dibuka secara daring, Sabtu (20/2/2021).

Tangkapan Layar
Atraksi barongsai di pembukaan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) 2021 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) XVI 2021 resmi dibuka secara daring, Sabtu (20/2/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo mengapresiasi gelaran PBTY 2021 yang diadakan secara daring.

Menurutnya, PBTY 2021 merupakan inovasi pariwisata di DI Yogyakarta di masa pandemi virus corona.

Baca juga: Preview Derby Della Madoninna, AC Milan vs Inter Milan

Sebab, tahun lalu, PBTY tetap diadakan secara fisik karena virus corona belum mewabah di Indonesia.

Namun, tahun ini, meski ada wabah, tetapi PBTY tetap bisa dilaksanakan dengan mengubah konsep menjadi daring dan bisa dinikmati banyak orang.

“Ini adalah bagian dari upaya kita untuk membangun brand awareness untuk para wisatawan baik yang ada di Yogya dan luar DIY,” ucapnya dalam pembukaan PBTY langsung disiarkan di YouTube dan Instagram @pekanbudayationghoayogyakarta, Sabtu (20/2/2021) sore.

Ia mengatakan wisatawan bisa menikmati PBTY 2021 secara daring dengan jaringan internet.

Tidak hanya itu, Singgih meminta para panitia PBTY untuk tetap membangun ekosistem ekonomi kreatif yang selama ini telah berjalan di agenda tersebut.

“Mungkin dengan penjualan merchandise, makan-makanan yang bisa dijual secara daring. Ekonomi kreatif ini harus jalan berbarengan dengan budaya,” tuturnya lagi.

Baca juga: UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta: Penambahan 201 Kasus Positif Dilaporkan Hari Ini

Wakil Gubernur DIY, Paku Alam X yang menyampaikan sambutan terpisah mengungkapkan adanya PBTY ini menegaskan Yogyakarta yang menjunjung multikulturalisme.

“Kesadaran multikultural adalah modal penting bagi terciptanya harmonisasi,” ungkapnya.

Paku Alam X menilai masyarakat yang memiliki cara pandang multikultural akan memberi ruang atas keberadaan satu sama lain. (ard)

Penulis: Ardhike Indah
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved